Satuteks.com – Berkeley Earth memprediksi El Nino tahun ini berpotensi menjadi yang terkuat dalam 150 tahun terakhir. Proyeksi terbaru bahkan menunjukkan intensitasnya dapat melampaui seluruh rekor yang pernah tercatat.
Ilmuwan iklim Berkeley Earth, Zeke Hausfather mengatakan, penguatan El Nino kali ini diperkirakan memicu kenaikan suhu permukaan laut yang jauh lebih tinggi dibanding peristiwa serupa sebelumnya.
“Sebagai gambaran, selisih suhu antara El Nino terkuat dan terkuat kelima dalam 150 tahun terakhir hanya sekitar 0,5°C,” kata Zeke Hausfather, dikutip dari Gizmodo.
Hausfather menjelaskan, kesimpulan tersebut diperoleh setelah ia menganalisis hasil simulasi dari 14 model prakiraan musiman yang berbeda.
Ia menyebut seluruh model itu memperkirakan puncak suhu permukaan laut di Samudra Pasifik berpotensi mencapai sekitar 3,6°C di atas rata-rata.
Menurut Hausfather, angka tersebut sekitar 0,8°C lebih tinggi dibanding rekor Super El Nino yang terjadi pada periode 2015-2016.
“Model-model saat ini sedang memprediksikan sesuatu yang sama sekali di luar jangkauan apa pun yang pernah kita amati sebelumnya,” ujar Hausfather.
Hausfather menilai dampak kenaikan suhu global yang paling besar umumnya baru terasa pada tahun berikutnya karena puncak El Nino terjadi menjelang akhir tahun.
Ia memperkirakan kombinasi El Nino dan krisis iklim dapat mendorong rata-rata suhu global mencapai sekitar 1,7°C di atas tingkat pra-industri pada 2027.
Menurut Hausfather, proyeksi tersebut akan melampaui ambang batas 1,5°C yang ditetapkan dalam Paris Agreement, setelah batas itu sebelumnya juga sempat terlewati pada 2024 yang tercatat sebagai tahun terpanas dalam sejarah.
Selain itu, ia menyebut 2026 memiliki peluang sekitar 28% untuk menggantikan 2024 sebagai tahun terpanas sebelum kemungkinan kembali dilampaui oleh 2027.
Sementara itu, National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) telah menyatakan fase El Nino resmi dimulai sejak Juni.
Menurut NOAA, penguatan El Nino akan membuat lautan melepaskan lebih banyak panas ke atmosfer dengan puncak suhu permukaan laut diperkirakan berlangsung pada November hingga Februari.
Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.
❤ Beri Dukungan





