Tim Medis India Berhasil Operasi Lansia Pengidap Kanker Usus Kecil Langka

- Editorial Team

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tim medis sedang melakukan operasi terhadap pasien. (Foto: Pexels)

Ilustrasi tim medis sedang melakukan operasi terhadap pasien. (Foto: Pexels)

Satuteks.com – Tim dokter Medanta Noida di India berhasil menangani kasus kanker usus kecil yang tergolong sangat langka pada seorang wanita lansia berusia 76 tahun.

Sebelumnya, pasien lansia tersebut sempat mengeluhkan lemas luar biasa, perut tidak nyaman, hingga berulang kali muntah dan pingsan.

“Adenokarsinoma jejunum adalah jenis kanker yang sangat jarang terjadi,” ujar Direktur Bedah GI dan Onkologi GI Medanta Noida India, Dr Vivek Tandon, dikutip dari Times of India.

Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa pasien mengalami anemia berat akibat perdarahan internal yang terjadi secara terus-menerus di dalam tubuhnya.

Menurut tim medis, kondisi pendarahan tersebut membuat sang pasien harus menjalani beberapa kali transfusi darah untuk menstabilkan keadaannya.

Pemeriksaan lanjutan menggunakan PET-CT scan akhirnya mendeteksi tumor di area fleksura duodenojejunal, yaitu batas antara usus dua belas jari dan usus kosong.

Evaluasi medis menemukan tumor itu tidak hanya menyumbat sebagian saluran pencernaan, tetapi juga telah menjalar ke area usus besar di sekitarnya.

Selain itu, tim medis menemukan dua nodul kecil di organ hati yang menandakan adanya penyebaran atau metastasis kanker.

Atas pertimbangan risiko perdarahan berulang dan penyumbatan usus, tim gabungan lintas spesialisasi sepakat mengambil tindakan operasi besar.

Saat pembedahan berlangsung, tim ahli bedah menemukan tumor telah menginvasi bagian duodenum, jejunum, sebagian usus besar, serta menempel dekat pembuluh darah utama.

Tim dokter kemudian melakukan prosedur reseksi en bloc secara presisi untuk mengangkat seluruh jaringan tumor, segmen usus, usus besar, dan nodul hati sekaligus.

Saluran pencernaan pasien lantas direkonstruksi melalui prosedur duodenojejunostomi agar fungsi pencernaan dapat kembali menyambung dan bekerja normal.

Proses pemulihan pasien lansia ini dilaporkan berjalan lancar, bahkan ia sudah bisa kembali makan secara oral dalam hitungan hari pascaoperasi hingga akhirnya diperbolehkan pulang.

“Gejalanya kerap kali samar dan sering disalahartikan sebagai gangguan pencernaan biasa, sehingga pasien baru terdiagnosis saat kondisinya sudah lanjut,” sambung Dr Vivek Tandon.

Spesialis bedah yang menangani pasien, Dr Deepak Govil, menegaskan bahwa keberhasilan penanganan kasus rumit ini tidak lepas dari kerja sama tim medis multidisiplin.

“Penanganan kanker saat ini bukan lagi sekadar soal tindakan bedah semata. Kolaborasi ketat antar-spesialisasi terbukti meningkatkan keselamatan pasien secara signifikan, bahkan pada kasus kanker kompleks yang sudah mengalami penyebaran,” pungkas Dr Deepak Govil.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Tanda Utama Tubuh Mengalami Kekurangan Asupan Protein Harian
Seorang Wanita Kanada Idap Alergi Daging Merah Permanen Akibat Gigitan Kutu
Studi Ungkap Minum Sparkling Water Mampu Kurangi Kelelahan Otak
Kekurangan Kalsium Harian Dapat Picu Masalah Kesehatan Fatal Pada Tubuh
Perbandingan Kandungan Nutrisi Antara Telur Rebus Setengah Matang dan Matang Sempurna
Menkes Tegaskan Rokok Elektrik Sama Berbahayanya dengan Rokok Konvensional
Jaga Kewarasan Anda, Begini Strategi Hadapi Lingkungan Kerja Toxic
Strategi Efektif Lepas dari Jeratan Stres dan Kelelahan Emosional
Tag :

Baca Juga

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Tanda Utama Tubuh Mengalami Kekurangan Asupan Protein Harian

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Seorang Wanita Kanada Idap Alergi Daging Merah Permanen Akibat Gigitan Kutu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Studi Ungkap Minum Sparkling Water Mampu Kurangi Kelelahan Otak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Kekurangan Kalsium Harian Dapat Picu Masalah Kesehatan Fatal Pada Tubuh

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:33 WIB

Perbandingan Kandungan Nutrisi Antara Telur Rebus Setengah Matang dan Matang Sempurna

Berita Terbaru

Hacker Korut Rancang AI untuk Otomatisasi Serangan Siber. (Foto: Pexels)

Teknologi

Hacker Korut Rancang AI untuk Otomatisasi Serangan Siber

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:05 WIB

Meta Rilis AI Muse Glimmer. (MarkTechPost)

Teknologi

Meta Rilis AI Muse Glimmer, Bisa Akses Tanpa Internet

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:05 WIB