Satuteks.com – Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mendesak Kementerian Kehutanan segera memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Ia menilai penanganan karhutla tidak boleh berfokus pada pemadaman semata usai kebakaran melahap 60 hektare kawasan Gunung Bromo di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
“Kementerian Kehutanan harus bergerak cepat, bukan hanya fokus memadamkan api, tetapi juga memperkuat langkah-langkah pencegahan agar kebakaran serupa tidak terjadi di daerah lain,” ujar Hindun di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, peningkatan luas areal kebakaran hutan nasional sepanjang Januari hingga Juni 2026 yang menembus 107.465,47 hektare memerlukan penanganan yang jauh lebih responsif.
Data Sistem Pemantauan Karhutla Kementerian Kehutanan mencatat angka tersebut melonjak signifikan dibandingkan periode serupa pada tahun sebelumnya.
Ancaman fenomena iklim El Nino yang memicu kekeringan ekstrem disebut oleh Politisi Fraksi PKB ini sebagai alasan utama perlunya sistem kesiapsiagaan nasional yang proaktif.
Ia mendorong pengoptimalan instrumen mitigasi seperti penguatan patroli terpadu, pemantauan titik panas secara intensif, penyiagaan alat pemadam, hingga edukasi masyarakat sekitar hutan.
“Jangan menunggu api membesar baru bergerak,” tegasnya.
Sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, pengelola taman nasional, serta kelompok relawan dinilai krusial untuk mempercepat penanganan dan deteksi dini.
“Kolaborasi ini penting guna melindungi keanekaragaman hayati, menekan emisi karbon, serta menjaga keselamatan masyarakat dari ancaman bencana asap dan kekeringan,” pungkas Legislator Dapil Jawa Tengah II itu.
Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.
❤ Beri Dukungan





