Komisi IX DPR Minta BGN Perkuat Regulasi Program MBG

- Editorial Team

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani. (Dok. DPR RI)

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani. (Dok. DPR RI)

Satuteks.com – Komisi IX DPR RI mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat landasan regulasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dinilai penting agar seluruh kebijakan memiliki kepastian hukum dan tidak memicu multitafsir di lapangan.

Netty Prasetiyani mengatakan seluruh arahan, kebijakan, dan petunjuk teknis Program MBG harus diterbitkan dalam dokumen resmi sehingga menjadi acuan yang sama bagi seluruh pelaksana.

“Setiap arahan, setiap instruksi, itu betul-betul harus terdokumen, menjadi dokumen yang resmi. Entah itu pedoman, kemudian keputusan, petunjuk teknis, dan seterusnya,” ujar Netty dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IX DPR RI bersama BGN di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, perubahan kebijakan tanpa dokumen resmi berpotensi menghambat pelaksanaan Program MBG karena dapat menimbulkan perbedaan pemahaman di tingkat pelaksana.

Politisi Fraksi PKS itu menilai penyampaian kebijakan melalui instruksi verbal sudah seharusnya ditinggalkan karena dinilai tidak memberikan kepastian bagi pelaksana program.

Ia menjelaskan seluruh perubahan kebijakan perlu disampaikan melalui mekanisme resmi sehingga implementasi, evaluasi, hingga pertanggungjawaban program dapat dilakukan dengan standar yang sama di seluruh daerah.

“Jangan sekali-kali ada instruksi yang sifatnya verbal, yang kemudian itu menjadi kesalahan di antara para pihak karena pemahaman yang berbeda, multitafsir,” tegasnya.

Selain itu, Netty juga meminta BGN menjaga konsistensi penggunaan istilah dan substansi dalam setiap regulasi maupun petunjuk teknis agar tidak membingungkan pelaksana Program MBG.

Menurutnya, terminologi yang konsisten akan memudahkan pelaksana memahami ketentuan sekaligus menjadi dasar evaluasi dan pertanggungjawaban program.

Pembahasan tersebut disampaikan Netty saat Rapat Dengar Pendapat Komisi IX DPR RI bersama BGN yang membahas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta.

“Ini bisa berdampak luar biasa. Kenapa? Karena ada ketidakpastian di lapangan. Kemudian kita juga tidak bisa menuntut pertanggungjawaban, karena instruksi, arahan, juknis, dan lain-lain itu tidak konsisten. Ada sebagian yang verbal, ini bisa membuat pergantian pelaksanaannya sangat cepat,” pungkas Netty.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

SBY Dipastikan Absen Sidang Tahunan MPR RI Karena Jalani Pemeriksaan Kesehatan di AS
DPR Desak Kemenhut Memperkuat Langkah Pencegahan Karhutla
Tokoh Nasional Hadiri Acara Peringatan Milangkala Kadua Majelis Musyawarah Sunda
Kemenag Gelar Gerakan Bersih-Bersih Masjid Nasional untuk Memeriahkan HUT Ke-81 RI
Pemerintah Diminta Perbarui Strategi Cegah Modus Baru TPPO Berkedok Wisata ke Kamboja
Komisi III DPR Pastikan Isu Surat Presiden Pergantian Kapolri Hoaks
Bareskrim Polri Gagalkan Sindikat Peredaran Narkoba, Barbuk 86,4 Kilogram Sabu Disita
Puan Maharani Soroti Lemahnya Standar Keselamatan Transportasi Laut Nasional
Tag :

Baca Juga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:01 WIB

SBY Dipastikan Absen Sidang Tahunan MPR RI Karena Jalani Pemeriksaan Kesehatan di AS

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:04 WIB

DPR Desak Kemenhut Memperkuat Langkah Pencegahan Karhutla

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Tokoh Nasional Hadiri Acara Peringatan Milangkala Kadua Majelis Musyawarah Sunda

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:56 WIB

Kemenag Gelar Gerakan Bersih-Bersih Masjid Nasional untuk Memeriahkan HUT Ke-81 RI

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Pemerintah Diminta Perbarui Strategi Cegah Modus Baru TPPO Berkedok Wisata ke Kamboja

Berita Terbaru

Hacker Korut Rancang AI untuk Otomatisasi Serangan Siber. (Foto: Pexels)

Teknologi

Hacker Korut Rancang AI untuk Otomatisasi Serangan Siber

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:05 WIB

Meta Rilis AI Muse Glimmer. (MarkTechPost)

Teknologi

Meta Rilis AI Muse Glimmer, Bisa Akses Tanpa Internet

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:05 WIB