Perlu Regulasi Ekspor-Impor untuk Perkuat Pengawasan BPOM

- Editorial Team

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IX DPR RI Heru Tjahjono. (Dok. DPR RI)

Anggota Komisi IX DPR RI Heru Tjahjono. (Dok. DPR RI)

Satuteks.com – Anggota Komisi IX DPR RI Heru Tjahjono menilai regulasi ekspor dan impor pangan serta obat-obatan perlu dioptimalkan untuk memperkuat pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Menurutnya, langkah itu juga dapat memperkuat kapasitas BPOM dalam menjalankan tugas hingga ke berbagai daerah.

Heru menyampaikan pandangan tersebut usai Rapat Dengar Pendapat Komisi IX DPR RI bersama Kepala BPOM di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

“Mengapresiasi hasil dari BPK tentunya, walaupun WTP mesti ada catatan-catatan yang harus diselesaikan. Jadi itu harus sudah diselesaikan agar tidak terjadi masalah,” ujarnya.

Menurut Heru, capaian BPOM yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) patut diapresiasi, tetapi seluruh catatan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga harus segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Ia menilai tindak lanjut atas catatan BPK penting dilakukan agar persoalan administratif maupun tata kelola tidak berkembang menjadi masalah pada masa mendatang.

Selanjutnya, Heru mengatakan BPOM memikul tanggung jawab besar dalam menjamin keamanan pangan dan obat yang beredar di Indonesia sehingga dukungan regulasi dinilai perlu terus diperkuat.

“Sampaikan kepada Komisi IX regulasi apa yang dibutuhkan agar BPOM bisa mendapatkan kontribusi dari sektor-sektor tersebut untuk menyelesaikan tahapan-tahapan dan tupoksi yang cukup banyak di daerah,” kata politikus Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Menurut Heru, masih terdapat aktivitas pada sektor ekspor dan impor pangan maupun obat yang berpotensi memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara apabila didukung regulasi yang tepat.

Ia menjelaskan tambahan penerimaan tersebut dinilai dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pengawasan peredaran pangan dan obat, meningkatkan pendampingan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mendukung pelaksanaan tugas BPOM di daerah yang masih menghadapi keterbatasan anggaran.

“Seperti contohnya ekspor-impor untuk makanan olahan, udang yang setengah matang, ikan laut yang setengah matang yang diekspor maupun yang masuk,” ucapnya.

Heru juga berharap BPOM terus meningkatkan pengawasan terhadap produk yang beredar di masyarakat sekaligus memberikan perlindungan kepada pelaku UMKM yang telah memenuhi ketentuan.

“Makanan yang beredar di daerah harus diselamatkan. UMKM yang ada di daerah harus diselamatkan, walaupun anggaran BPOM saat ini masih terbatas,” pungkas Heru.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

SBY Dipastikan Absen Sidang Tahunan MPR RI Karena Jalani Pemeriksaan Kesehatan di AS
DPR Desak Kemenhut Memperkuat Langkah Pencegahan Karhutla
Tokoh Nasional Hadiri Acara Peringatan Milangkala Kadua Majelis Musyawarah Sunda
Kemenag Gelar Gerakan Bersih-Bersih Masjid Nasional untuk Memeriahkan HUT Ke-81 RI
Pemerintah Diminta Perbarui Strategi Cegah Modus Baru TPPO Berkedok Wisata ke Kamboja
Komisi III DPR Pastikan Isu Surat Presiden Pergantian Kapolri Hoaks
Bareskrim Polri Gagalkan Sindikat Peredaran Narkoba, Barbuk 86,4 Kilogram Sabu Disita
Puan Maharani Soroti Lemahnya Standar Keselamatan Transportasi Laut Nasional
Tag :

Baca Juga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:01 WIB

SBY Dipastikan Absen Sidang Tahunan MPR RI Karena Jalani Pemeriksaan Kesehatan di AS

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:04 WIB

DPR Desak Kemenhut Memperkuat Langkah Pencegahan Karhutla

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Tokoh Nasional Hadiri Acara Peringatan Milangkala Kadua Majelis Musyawarah Sunda

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:56 WIB

Kemenag Gelar Gerakan Bersih-Bersih Masjid Nasional untuk Memeriahkan HUT Ke-81 RI

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Pemerintah Diminta Perbarui Strategi Cegah Modus Baru TPPO Berkedok Wisata ke Kamboja

Berita Terbaru

Hacker Korut Rancang AI untuk Otomatisasi Serangan Siber. (Foto: Pexels)

Teknologi

Hacker Korut Rancang AI untuk Otomatisasi Serangan Siber

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:05 WIB

Meta Rilis AI Muse Glimmer. (MarkTechPost)

Teknologi

Meta Rilis AI Muse Glimmer, Bisa Akses Tanpa Internet

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:05 WIB