Prabowo Ingatkan Aparatur Negara Harus Jujur, Bersih, dan Bebas Korupsi

- Editorial Team

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026. (Dok. Setpres)

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026. (Dok. Setpres)

Satuteks.com – Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan 1.204 lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang dilantik sebagai pamong praja muda agar menjauhi korupsi.

Ia menegaskan rakyat membutuhkan aparatur yang jujur, disiplin, dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.

Prabowo menilai tugas pamong praja bukan sekadar mengemban jabatan, melainkan mengabdikan diri untuk melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

“Rakyat menuntut aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani mengambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan. Rakyat menuntut aparatur negara yang mengutamakan kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau golongan,” kata Prabowo di Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, kehormatan seorang aparatur negara tidak ditentukan oleh pangkat maupun jabatan yang disandang.

Ia menjelaskan ukuran kehormatan aparatur justru terlihat dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat selama mereka menjalankan tugas.

“Saudara adalah pelayan rakyat. Saudara harus melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Mengayomi rakyat Indonesia dengan sebaik-baiknya,” kata dia.

Prabowo juga mengingatkan setiap pamong praja akan menjadi wajah negara di mana pun mereka ditempatkan untuk mengabdi.

Menurutnya, sikap dan penampilan aparatur akan dinilai langsung oleh masyarakat sebagai cerminan hadir atau tidaknya negara dalam memberikan pelayanan.

“Apakah negara hadir atau tidak, apakah negara tertib atau tidak, apakah negara membanggakan atau tidak, apakah negara kita negara yang terhormat atau tidak,” ujarnya.

Sebagai penutup arahannya, Prabowo meminta seluruh pamong praja menjalankan tugas secara maksimal karena kualitas pelayanan aparatur disebut akan memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat kepada negara.

“Tapi kalau saudara mengecewakan rakyat, yang rusak bukan hanya nama saudara, melainkan yang rusak adalah kepercayaan rakyat kepada negara,” ujar dia.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Bea Cukai Tindak Barang Impor Ilegal Senilai Rp27,339 Miliar
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Kertajati Dinilai Strategis
DPR Dorong BPA Kejagung Pertahankan Nilai Aset Rampasan yang Masih Produktif
Komisi III DPR Dorong Badan Pemulihan Aset Berada di Luar Institusi Penegak Hukum
DPR Ingatkan Penyalahgunaan Kekuasaan Dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
Baleg DPR Minta Kewenangan Badan Reforma Agraria Diatur Tegas dalam RUU
Baleg DPR Soroti Tumpang Tindih Kewenangan Konsesi Lahan
Prabowo Perintahkan Usut Keterlibatan Korporasi dalam Kasus Karhutla

Baca Juga

Selasa, 22 September 2026 - 10:57 WIB

Bea Cukai Tindak Barang Impor Ilegal Senilai Rp27,339 Miliar

Rabu, 9 September 2026 - 04:31 WIB

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Kertajati Dinilai Strategis

Rabu, 9 September 2026 - 04:24 WIB

DPR Dorong BPA Kejagung Pertahankan Nilai Aset Rampasan yang Masih Produktif

Rabu, 9 September 2026 - 04:19 WIB

Komisi III DPR Dorong Badan Pemulihan Aset Berada di Luar Institusi Penegak Hukum

Selasa, 8 September 2026 - 01:03 WIB

DPR Ingatkan Penyalahgunaan Kekuasaan Dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset

Berita Terbaru

Ilustrasi petugas Bea Cukai memeriksa kontainer. (Dok. Bea Cukai)

Nasional

Bea Cukai Tindak Barang Impor Ilegal Senilai Rp27,339 Miliar

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:57 WIB