Satuteks.com – PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR.D.I.Y. Indonesia membukukan pendapatan Rp4,6 triliun pada semester I-2026 atau naik 24,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Perseroan juga mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 16,4% menjadi Rp590,7 miliar.
Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia Edwin Cheah mengatakan kinerja tersebut mencerminkan relevansi strategi bisnis Perseroan yang tetap selaras dengan kebutuhan dan preferensi pelanggan.
“Aksesibilitas dan keterjangkauan merupakan inti dari model bisnis Perseroan. Seiring konsumen yang semakin cermat dalam membelanjakan uangnya, mereka mencari produk yang andal dan memberikan nilai yang nyata,” ujar Edwin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Menurut Edwin, pertumbuhan bisnis turut ditopang peningkatan jumlah transaksi yang naik 23,3% sepanjang semester I-2026.
Ia menjelaskan, kenaikan transaksi tersebut didukung perluasan jaringan toko serta meningkatnya permintaan terhadap produk berkualitas dengan harga terjangkau.
Selama paruh pertama 2026, Perseroan membuka 130 toko baru sehingga total jaringan MR.D.I.Y. Indonesia bertambah menjadi 1.349 toko yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Prioritas kami adalah untuk terus memahami kebutuhan pelanggan yang terus berkembang dan tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan cara itulah kami membangun kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,” katanya.
Selain memperluas bisnis, Perseroan juga memperkuat kontribusi sosial melalui program MR.D.I.Y. Untuk Indonesia yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan anak, keberlanjutan lingkungan, serta pemberdayaan UMKM.
Menurut Edwin, pada pilar pemberdayaan perempuan dan anak, Perseroan telah menyalurkan sekitar 10.000 STEM Kit kepada anak-anak sepanjang semester I-2026.
Ia menambahkan, pada bidang keberlanjutan lingkungan, kerja sama dengan perusahaan climate-tech Rekosistem diperluas melalui penyediaan fasilitas drop box daur ulang di 52 toko MR.D.I.Y. Indonesia di berbagai wilayah.
Sementara itu, melalui program pemberdayaan UMKM, Perseroan menyelenggarakan pendampingan dan pelatihan bagi pelaku UMKM serta mitra pemasok lokal untuk memperkuat kapasitas usaha sekaligus mendukung pertumbuhan rantai pasok nasional.
“Upaya-upaya ini turut memperkuat posisi kami sebagai merek yang diandalkan keluarga Indonesia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkas Edwin.
Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.
❤ Beri Dukungan





