Prabowo Apresiasi Seleksi IPDN, Lulusan Terbaik Berasal dari Keluarga Sederhana

- Editorial Team

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026. (Dok. Setpres)

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Pelantikan Pamong Praja Muda (PPM) Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026. (Dok. Setpres)

Satuteks.com – Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi sistem seleksi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang dinilainya berhasil menjaring putra-putri terbaik bangsa dari berbagai latar belakang. Ia menyebut capaian itu menunjukkan kesempatan berprestasi terbuka bagi seluruh anak bangsa.

Prabowo menjelaskan, keberhasilan tersebut terlihat dari sepuluh lulusan terbaik Pamong Praja Muda Angkatan ke-33 Tahun 2026 yang berasal dari keluarga sederhana, termasuk anak buruh, petani, dan bintara.

“Sebelum naik podium, saya mendapat laporan dari Menteri Dalam Negeri [Tito Karnavian], ‘Bapak Presiden, sepuluh lulusan terbaik dari angkatan ini semuanya berasal dari keluarga yang sangat sederhana’. Tadi saya disampaikan ada yang anak buruh, ada anak tani, ada anak bintara,” kata Prabowo saat memberikan arahan kepada Pamong Praja Muda Angkatan ke-33 Tahun 2026 usai pelantikan di IPDN, Jatinangor, Jawa Barat, Rabu (29/7).

Menurutnya, kondisi tersebut membuktikan proses seleksi IPDN yang dijalankan Kementerian Dalam Negeri telah menerapkan prinsip meritokrasi secara baik.

Ia menilai sistem seleksi tersebut memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh putra-putri Indonesia untuk meraih prestasi tanpa memandang latar belakang keluarga.

“Ini membuktikan bahwa seleksi IPDN yang dijalankan oleh Kementerian Dalam Negeri berhasil. Kita inginkan seleksinya benar, putra-putri terbaik bangsa, anak siapa pun,” ujarnya.

Prabowo juga menilai keberhasilan para lulusan menjadi bukti setiap warga negara memiliki peluang yang sama untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui jalur pemerintahan.

Menurutnya, keberhasilan anak buruh harian, petani, maupun keluarga bintara menembus jajaran lulusan terbaik menjadi gambaran terbukanya kesempatan melahirkan pemimpin masa depan.

“Ini membuktikan NKRI berhasil. Kalau anak buruh harian bisa lulus menjadi pamong praja, siapa tahu suatu saat dia akan menjadi pemimpin-pemimpin yang hebat,” ujar Prabowo.

Dalam arahannya, Prabowo turut menegaskan Indonesia harus terus menjunjung tinggi prinsip meritokrasi agar kepemimpinan diisi oleh individu yang memiliki kemampuan dan prestasi terbaik.

“Ini membuktikan bahwa NKRI berhasil, bahwa Pancasila itu benar. NKRI harus dipimpin oleh mereka-mereka yang terbaik, mereka-mereka yang berprestasi. Meritokrasi. Mereka yang berprestasi silakan maju. Ini membanggakan hati saya,” katanya.

Pada akhir arahannya, Prabowo berpesan kepada para Pamong Praja Muda Angkatan ke-33 Tahun 2026 agar menjaga nama baik keluarga, almamater, dan negara melalui pengabdian kepada masyarakat.

“Saudara-saudara, saya juga berpesan, buatlah orang tua selalu bangga dengan Anda. Buatlah almamatermu bangga. Yang paling penting, buatlah rakyat Indonesia bangga dengan pamong prajanya. Indonesia menanti pengabdianmu,” pungkas Prabowo.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Bea Cukai Tindak Barang Impor Ilegal Senilai Rp27,339 Miliar
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Kertajati Dinilai Strategis
DPR Dorong BPA Kejagung Pertahankan Nilai Aset Rampasan yang Masih Produktif
Komisi III DPR Dorong Badan Pemulihan Aset Berada di Luar Institusi Penegak Hukum
DPR Ingatkan Penyalahgunaan Kekuasaan Dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
Baleg DPR Minta Kewenangan Badan Reforma Agraria Diatur Tegas dalam RUU
Baleg DPR Soroti Tumpang Tindih Kewenangan Konsesi Lahan
Prabowo Perintahkan Usut Keterlibatan Korporasi dalam Kasus Karhutla

Baca Juga

Selasa, 22 September 2026 - 10:57 WIB

Bea Cukai Tindak Barang Impor Ilegal Senilai Rp27,339 Miliar

Rabu, 9 September 2026 - 04:31 WIB

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Kertajati Dinilai Strategis

Rabu, 9 September 2026 - 04:24 WIB

DPR Dorong BPA Kejagung Pertahankan Nilai Aset Rampasan yang Masih Produktif

Rabu, 9 September 2026 - 04:19 WIB

Komisi III DPR Dorong Badan Pemulihan Aset Berada di Luar Institusi Penegak Hukum

Selasa, 8 September 2026 - 01:03 WIB

DPR Ingatkan Penyalahgunaan Kekuasaan Dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset

Berita Terbaru

Ilustrasi petugas Bea Cukai memeriksa kontainer. (Dok. Bea Cukai)

Nasional

Bea Cukai Tindak Barang Impor Ilegal Senilai Rp27,339 Miliar

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:57 WIB