Prabowo Percepat Penguatan Koperasi Merah Putih sebagai Infrastruktur Ekonomi Rakyat

- Editorial Team

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 23 Juli 2026. (Dok. Setpres)

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 23 Juli 2026. (Dok. Setpres)

Satuteks.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan percepatan penguatan Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Kelurahan Merah Putih, dan Koperasi Nelayan Merah Putih dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Program itu diposisikan sebagai infrastruktur strategis pemerintah sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Presiden menginstruksikan seluruh kementerian, lembaga, TNI, dan Polri memberikan dukungan penuh agar pengembangan Koperasi Merah Putih berjalan optimal di seluruh daerah.

“Bapak Presiden memastikan Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Kelurahan Merah Putih, Koperasi Nelayan Merah Putih dipastikan harus didukung oleh semua kementerian lembaga. Juga didukung oleh TNI dan Polri, diminta untuk membantu mendukung penuh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk sukses sebagai infrastruktur pemerintah satu, dua sebagai off taker,” ujar Zulhas dalam keterangan pers usai rapat di Istana Kepresidenan Jakarta.

Menurut Zulhas, Presiden juga menetapkan Koperasi Merah Putih sebagai pusat penyaluran berbagai program pemerintah sehingga distribusi barang bersubsidi dan bantuan pemerintah dilakukan melalui koperasi.

Ia menjelaskan, skema tersebut dinilai membuat penyaluran bantuan pemerintah lebih terintegrasi dan tepat sasaran karena seluruh distribusi dipusatkan melalui Koperasi Desa Merah Putih maupun Koperasi Kelurahan Merah Putih.

“Infrastruktur pemerintah yaitu seluruh barang-barang subsidi, barang-barang bantuan pemerintah semua nanti penyalurannya melalui Koperasi Desa Merah Putih atau Koperasi Kelurahan Merah Putih,” lanjutnya.

Selain membahas penguatan kelembagaan koperasi, Zulhas mengatakan rapat juga membahas kesiapan pembayaran angsuran pertama Agrinas Pangan kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang akan jatuh tempo pada September.

Menurutnya, pemerintah kini mempercepat proses verifikasi dan validasi agar seluruh persyaratan dapat dirampungkan pada Agustus sehingga pembayaran angsuran pertama dapat dilakukan sebelum September.

“Kami juga bekerja keras tadi melaporkan agar Agustus ini semua persyaratan sudah selesai, sehingga sebelum September dana angsuran pertama Koperasi Desa Merah Putih dan Kelurahan Merah Putih bisa dibayar ke Himbara,” jelasnya.

Rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo berlangsung sekitar tiga setengah jam di Istana Kepresidenan Jakarta dengan agenda utama mempercepat penguatan Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari program pemerintah.

Menurut Zulhas, Presiden juga meminta seluruh jajaran pemerintah memastikan seluruh persiapan segera dituntaskan agar manfaat program tersebut dapat dirasakan masyarakat setelah Oktober.

“Persiapan agar ini bisa berjalan dengan baik, sukses, sehingga kita harapkan setelah Oktober semua mengenai Kopdes jelas, terang, dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat Indonesia,” pungkas Zulhas.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Bea Cukai Tindak Barang Impor Ilegal Senilai Rp27,339 Miliar
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Kertajati Dinilai Strategis
DPR Dorong BPA Kejagung Pertahankan Nilai Aset Rampasan yang Masih Produktif
Komisi III DPR Dorong Badan Pemulihan Aset Berada di Luar Institusi Penegak Hukum
DPR Ingatkan Penyalahgunaan Kekuasaan Dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
Baleg DPR Minta Kewenangan Badan Reforma Agraria Diatur Tegas dalam RUU
Baleg DPR Soroti Tumpang Tindih Kewenangan Konsesi Lahan
Prabowo Perintahkan Usut Keterlibatan Korporasi dalam Kasus Karhutla

Baca Juga

Selasa, 22 September 2026 - 10:57 WIB

Bea Cukai Tindak Barang Impor Ilegal Senilai Rp27,339 Miliar

Rabu, 9 September 2026 - 04:31 WIB

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Kertajati Dinilai Strategis

Rabu, 9 September 2026 - 04:24 WIB

DPR Dorong BPA Kejagung Pertahankan Nilai Aset Rampasan yang Masih Produktif

Rabu, 9 September 2026 - 04:19 WIB

Komisi III DPR Dorong Badan Pemulihan Aset Berada di Luar Institusi Penegak Hukum

Selasa, 8 September 2026 - 01:03 WIB

DPR Ingatkan Penyalahgunaan Kekuasaan Dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset

Berita Terbaru

Ilustrasi petugas Bea Cukai memeriksa kontainer. (Dok. Bea Cukai)

Nasional

Bea Cukai Tindak Barang Impor Ilegal Senilai Rp27,339 Miliar

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:57 WIB