Satuteks.com – Produsen otomotif Xpeng telah memamerkan penampilan luar dari produk teranyar mereka yang bernama Mona L03 di China.
Kendaraan jenis SUV fastback ini dipersiapkan untuk melakoni debut resmi pada bulan Juli 2026 mendatang.
Kehadiran model ini sekaligus menandai peluncuran kendaraan kedua di bawah bendera seri Mona yang menyasar pasar massal.
CarNewsChina melaporkan bahwa perusahaan menyediakan dua teknologi sistem penggerak roda untuk model Mona L03 ini.
Konsumen nantinya bisa memilih varian kendaraan listrik berbasis baterai murni atau varian Extended Range Electric Vehicle.
Varian tipe kedua tersebut memanfaatkan mesin berbahan bakar bensin berukuran kecil yang berfungsi memproduksi daya tambahan.
Langkah ini menyusul kesuksesan liftback Mona M03 yang sudah lebih dulu mengaspal pada Agustus 2024 lalu.
Model pertama tersebut langsung mengantongi pesanan sebanyak puluhan ribu unit sesaat setelah keran pemesanan dibuka.
Data dari China EV DataTracker menunjukkan angka pengiriman Mona M03 sudah menjangkau ratusan ribu unit ke tangan konsumen.
Faktor harga jual yang sangat kompetitif menjadi daya tarik utama yang memikat minat para pembeli di pasar.
Perjalanan resmi Mona L03 sendiri bermula saat spesifikasinya terdaftar di kementerian terkait di China pada April 2026.
Pendaftaran dokumen tersebut menjadi bagian dari proses homologasi wajib agar kendaraan legal untuk diperjualbelikan.
Xpeng kemudian memperkuat kepastian peluncuran mobil ini dengan merilis foto resmi ke publik pada akhir Juni 2026.
Pihak manajemen memastikan bahwa penjualan unit secara massal akan terlaksana dalam periode tahun ini juga.
Model SUV ini berpeluang besar mengikuti jejak pendahulunya untuk dipasarkan ke berbagai negara di luar China.
Strategi ekspansi global tersebut sengaja diterapkan guna mendongkrak angka penjualan total Xpeng di level internasional.
Secara dimensi, kendaraan roda empat ini masuk ke dalam kategori persaingan kelas SUV kompak.
Pabrikan merancang mobil ini dengan panjang bodi mencapai ribuan milimeter beserta ukuran jarak sumbu roda yang proporsional.
Sisi estetika eksterior mobil ini mengadopsi bahasa desain lampu utama ikonik yang serupa dengan pendahulunya.
Meski begitu, pabrikan tetap menyematkan beberapa detail pembeda baru pada area gagang pintu dan lampu bagian belakang.
Konsumen juga diberikan kebebasan untuk memilih ukuran lingkar roda sesuai dengan tipe varian yang mereka beli.
Bobot total dari kendaraan listrik ini bervariasi mengikuti jenis sistem penggerak yang tertanam di dalamnya.
Untuk tipe performa listrik murni, gerak roda digerakkan oleh motor listrik tunggal dengan output daya yang besar.
Kinerja motor penggerak tersebut disokong oleh pilihan kapasitas baterai yang bersumber dari teknologi litium besi fosfat.
Pengujian internal dengan standar lokal menunjukkan bahwa daya jelajah mobil ini mampu menempuh jarak ratusan kilometer.
Sementara itu, tipe mesin tambahan menggunakan unit motor penggerak serupa yang dipadukan dengan mesin pembakaran internal.
Kombinasi sistem tersebut membuat kendaraan tetap memiliki daya jelajah yang tinggi saat beroperasi dalam mode listrik.





