YouTube Luncurkan Fitur Baru, Nonton Video Shorts Bisa Dipercepat

- Editorial Team

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seseorang sedang membuka YouTube di ponselnya. (Pexels)

Ilustrasi seseorang sedang membuka YouTube di ponselnya. (Pexels)

Satuteks.com – Platform berbagi video YouTube kini sedang menyiapkan fitur baru untuk mempercepat durasi menonton tayangan Shorts.

Langkah terbaru dari perusahaan milik Google ini memungkinkan para pengguna memutar konten video pendek dengan opsi kecepatan hingga dua kali lipat.

TechCrunch melaporkan bahwa YouTube secara resmi mengumumkan serangkaian pembaruan untuk format Shorts pada Kamis lalu.

Peluncuran opsi kecepatan putar 2x tersebut bertujuan membantu audiens menyerap informasi secara instan atau langsung menemukan bagian video yang mereka butuhkan.

Selain memperbarui sistem pemutaran, YouTube juga resmi meniadakan tombol tidak suka atau dislike dari halaman Shorts.

Sebagai solusi pengganti, masyarakat dapat memanfaatkan tombol “Tidak Tertarik” serta opsi “Jangan Rekomendasikan Channel Ini” untuk menyaring konten.

Modifikasi antarmuka visual juga menyasar pada ikon apresiasi digital di dalam platform tersebut.

Pengguna platform kini akan melihat visualisasi berupa emoji hati yang menggantikan fungsi tombol jempol ke atas sebelumnya.

Pembaruan fungsional berikutnya yang diperkenalkan oleh penyedia layanan ini adalah kehadiran fitur Clear Screen mode.

Sistem baru tersebut bekerja dengan cara menyembunyikan seluruh ikon teks dan tombol navigasi pada layar pemutaran secara sementara waktu.

Melalui mekanisme penayangan tersebut, penonton dapat menikmati konten video secara penuh tanpa terganggu oleh ornamen visual di layar ponsel.

Pihak manajemen YouTube menyatakan bahwa seluruh rangkaian perbaikan ini dirancang demi menciptakan pengalaman menonton Shorts yang lebih intuitif.

Kendati demikian, korporasi teknologi global tersebut belum merilis jadwal pasti mengenai implementasi menyeluruh dari fungsi-fungsi baru ini.

Proses distribusi pembaruan sistem aplikasi tersebut dipastikan berjalan secara bertahap kepada seluruh pengguna di berbagai wilayah.

YouTube sendiri terhitung cukup terlambat masuk ke dalam persaingan pasar video berdurasi pendek jika dibandingkan dengan kompetitor seperti TikTok dan Instagram Reels.

Meskipun layanan Shorts baru resmi meluncur pada tahun 2024, produk digital ini terbukti mampu menjaring basis penonton dalam jumlah besar secara cepat.

CEO YouTube, Neal Mohan, menjelaskan bahwa format Shorts telah sukses mengumpulkan rata-rata sekitar 200 miliar tayangan harian hingga periode Juni 2025.

Namun, kalkulasi performa digital tersebut memiliki catatan khusus karena sistem YouTube langsung menghitung metrik tayangan sejak detik pertama video diakses.

Data statistik eksternal pada awal tahun ini turut memperlihatkan tren popularitas Shorts yang mulai merambah ke perangkat televisi.

Tingkat konsumsi publik terhadap konten video pendek Shorts melalui layar televisi kini dilaporkan telah menyentuh angka 2 miliar jam setiap bulannya.

Berita Terkait

Agen AI akan Ubah Fungsi Smartphone Jadi Mitra Kerja Cerdas Manusia
Pemerintah Donald Trump Meminta OpenAI Batasi Akses Awal Model AI Terbaru GPT 5.6
Spesifikasi Samsung Galaxy A27 5G, Hadir dengan Performa Lebih Responsif
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:34 WIB

Agen AI akan Ubah Fungsi Smartphone Jadi Mitra Kerja Cerdas Manusia

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:26 WIB

Pemerintah Donald Trump Meminta OpenAI Batasi Akses Awal Model AI Terbaru GPT 5.6

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:18 WIB

YouTube Luncurkan Fitur Baru, Nonton Video Shorts Bisa Dipercepat

Berita Terbaru