Apple Uji Chip Memori CXMT Asal China demi Atasi Kelangkaan Komponen Akibat AI

- Editorial Team

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi chip. (Foto: Pexels)

Ilustrasi chip. (Foto: Pexels)

Satuteks.com – Apple dilaporkan tengah menguji chip memori buatan produsen asal China, CXMT, untuk sejumlah lini produk utamanya.

Langkah strategis ini diambil raksasa teknologi tersebut guna mengatasi kelangkaan komponen yang dipicu lonjakan permintaan kecerdasan buatan (AI).

Dikutip dari Reuters, laporan Wall Street Journal menyebut Apple telah menggelar pembicaraan awal dengan CXMT terkait potensi pasokan komponen memori tersebut di Cupertino, AS.

Apple disebut memfokuskan penggunaan chip memori tersebut khusus pada sebagian perangkat yang dipasarkan di wilayah China.

Sementara itu, CXMT kini tercatat sebagai produsen chip terbesar di Tiongkok berdasarkan nilai pasar.

Meskipun kabar tersebut beredar luas, pihak Apple dan CXMT belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan konfirmasi.

Di sisi lain, CXMT dikabarkan sedang mempertimbangkan pembangunan pabrik chip memori kedua di Beijing guna menggenjot kapasitas produksi nasional.

Selain Apple, produsen laptop HP dan Acer dikabarkan sudah lebih dulu mengadopsi chip memori CXMT untuk gawai yang dijual di luar Amerika Serikat.

Sama seperti Apple, kedua pabrikan laptop global itu mengambil langkah taktis ini demi menanggulangi keterbatasan pasokan komponen pasar.

Imbas lonjakan kebutuhan chip AI ini pun dirasakan langsung oleh konsumen melalui kenaikan harga berbagai gawai cerdas.

Mengenai krisis ini, produsen chip terbesar dunia Samsung Electronics memproyeksikan kelangkaan semikonduktor global akan berlanjut hingga 2028.

“Hampir semua pelanggan meminta kontrak pasokan selama beberapa tahun,” kata Wakil Presiden Eksekutif Bisnis Memori Samsung Jaejune Kim dalam panggilan laporan keuangan, dikutip dari Reuters.

Ia menjelaskan, perseroan telah menandatangani perjanjian pasokan jangka panjang dengan lima perusahaan pusat data raksasa dunia.

Menurutnya, Samsung juga tengah mendekati kesepakatan pasokan memori serupa dengan lima perusahaan besar lainnya.

Ia menambahkan, kontrak jangka panjang tersebut diperkirakan bakal mengikat sekitar dua pertiga dari total produksi memori Samsung.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 7.000 mAh
Robot Humanoid Lawan Manusia di Ring, REK Siapkan Teknologi Pertarungan VR
Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan Nyata Layar IPS LCD dan AMOLED
Elon Musk Prediksi Bisnis AI SpaceX Bisa Menghasilkan US$500 Miliar per Tahun
Taiwan Deteksi Serangan Siber Berbasis AI Sasar Lembaga Pemerintah
Bocoran Xiaomi 18 Pro Dan Xiaomi 18 Pro Max
Honor Resmi Merilis Robot Phone Berfitur Kamera Gimbal Mekanis Tiga Sumbu
YouTube Resmi Ubah Aturan dan Syarat Monetisasi
Tag :

Baca Juga

Selasa, 22 September 2026 - 11:03 WIB

Realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 7.000 mAh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:50 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan Nyata Layar IPS LCD dan AMOLED

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Elon Musk Prediksi Bisnis AI SpaceX Bisa Menghasilkan US$500 Miliar per Tahun

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Taiwan Deteksi Serangan Siber Berbasis AI Sasar Lembaga Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Bocoran Xiaomi 18 Pro Dan Xiaomi 18 Pro Max

Berita Terbaru

Ilustrasi petugas Bea Cukai memeriksa kontainer. (Dok. Bea Cukai)

Nasional

Bea Cukai Tindak Barang Impor Ilegal Senilai Rp27,339 Miliar

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:57 WIB