Elon Musk Prediksi Bisnis AI SpaceX Bisa Menghasilkan US$500 Miliar per Tahun

- Editorial Team

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO SpaceX Elon Musk. (sonrysa)

CEO SpaceX Elon Musk. (sonrysa)

Satuteks.com – CEO SpaceX Elon Musk memproyeksikan bisnis kecerdasan buatan atau AI perusahaannya menghasilkan hingga US$500 miliar per tahun.

Target tersebut disiapkan setelah kapasitas komputasi AI SpaceX meningkat drastis. Musk menjelaskan, SpaceX menargetkan kapasitas komputasi AI mencapai 10 gigawatt (GW) pada akhir 2027.

Kapasitas itu diperkirakan melonjak dari sekitar 1,4 GW saat ini, menurut penjelasan Musk kepada karyawan SpaceX dalam pidato yang diunggah di X, Kamis (13/8).

“Nilai per watt mungkin akan berada di kisaran US$30 hingga US$50, yang berarti jika kami mengoperasikan 10 gigawatt AI pada akhir tahun depan, pendapatannya akan mencapai US$300 miliar hingga US$500 miliar per tahun,” kata Musk dalam pidato kepada karyawan SpaceX yang diunggah di X, Kamis (13/8).

Dengan kurs US$1 sebesar Rp17.823, Musk memperkirakan kisaran pendapatan tersebut setara sekitar Rp5.346,9 triliun hingga Rp8.911,5 triliun setiap tahun.

Menurut Musk, kontribusi AI terhadap bisnis SpaceX juga diperkirakan segera melampaui sumber pendapatan perusahaan lainnya.

Ia menyebut pendapatan AI kemungkinan sudah melewati seluruh pendapatan SpaceX dari bisnis lain pada September 2026.

“Pendapatan AI kami mungkin akan melampaui seluruh pendapatan SpaceX lainnya pada September, seperti bulan depan, dan akan jauh melampaui seluruh pendapatan SpaceX lainnya pada kuartal keempat,” katanya.

Musk kemudian menilai perkembangan tersebut menunjukkan semakin pentingnya AI bagi arah bisnis SpaceX dalam beberapa tahun mendatang.

“Jadi, AI telah menjadi bagian yang sangat penting dari masa depan SpaceX,” lanjut dia, dikutip dari Space.

Menurut Musk, dominasi AI dalam bisnis SpaceX bahkan dapat meningkat tajam dalam empat hingga lima tahun mendatang.

“Mungkin dalam empat atau lima tahun, AI akan menjadi 99 persen dari nilai SpaceX. Lima tahun, saya yakin,” kata Musk.

Ia juga memperkirakan nilai perusahaan akan meningkat sangat besar seiring transformasi tersebut.

“Dan nilai SpaceX akan menjadi angka yang sangat besar,” imbuhnya.

SpaceX selama ini dikenal melalui bisnis antariksa, termasuk pengembangan roket Falcon 9, Falcon Heavy, wahana Dragon, dan Starship.

Namun, Musk menjelaskan arah perusahaan kini semakin diperluas dengan pengembangan teknologi AI melalui sejumlah proyek baru.

Awal tahun ini, SpaceX membeli xAI, perusahaan AI yang didirikan Musk pada 2023 dan dikenal sebagai pengembang chatbot Grok.

xAI juga mengoperasikan Colossus, klaster superkomputer yang berada di Tennessee, Amerika Serikat (AS).

Selain pengembangan komputasi AI, SpaceX berencana membangun kompleks manufaktur semikonduktor bernama Terafab di Texas bersama Tesla.

Fasilitas tersebut dirancang untuk memproduksi chip semikonduktor canggih yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan.

SpaceX juga memiliki ambisi meluncurkan satu juta satelit AI bernama Starmind ke orbit rendah Bumi menggunakan Starship.

Roket Starship sendiri masih berada dalam tahap pengembangan, sementara rencana jangka panjang perusahaan mencakup pembangunan fasilitas di Bulan.

Menurut rencana tersebut, fasilitas di Bulan nantinya dapat digunakan sebagai pusat data di luar Bumi.

Satelit AI juga direncanakan diluncurkan dari permukaan Bulan menggunakan electromagnetic mass driver, yakni sistem peluncuran elektromagnetik berdaya tinggi.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan Nyata Layar IPS LCD dan AMOLED
Taiwan Deteksi Serangan Siber Berbasis AI Sasar Lembaga Pemerintah
Bocoran Xiaomi 18 Pro Dan Xiaomi 18 Pro Max
Honor Resmi Merilis Robot Phone Berfitur Kamera Gimbal Mekanis Tiga Sumbu
YouTube Resmi Ubah Aturan dan Syarat Monetisasi
China Siapkan Robot Berbasis AI untuk Bekerja di Area Pertambangan
Google Resmi Rilis Pixel 11 Series dengan Dukungan Chipset Tensor G6 Terbaru
Apple Uji Chip Memori CXMT Asal China demi Atasi Kelangkaan Komponen Akibat AI
Tag :

Baca Juga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:50 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan Nyata Layar IPS LCD dan AMOLED

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Elon Musk Prediksi Bisnis AI SpaceX Bisa Menghasilkan US$500 Miliar per Tahun

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Taiwan Deteksi Serangan Siber Berbasis AI Sasar Lembaga Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Bocoran Xiaomi 18 Pro Dan Xiaomi 18 Pro Max

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Honor Resmi Merilis Robot Phone Berfitur Kamera Gimbal Mekanis Tiga Sumbu

Berita Terbaru

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong. (Dok. Setpres)

Internasional

PM Singapura Sumbangkan Kenaikan Gaji untuk Amal Selama 5 Tahun

Rabu, 9 Sep 2026 - 04:52 WIB