IHSG Diprediksi Menguat Uji Level 6.403 Pada Perdagangan 5 Agustus

- Editorial Team

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seseorang memegang ponsel pintar yang menampilkan grafik  perdagangan saham. (Foto: Pexels)

Seseorang memegang ponsel pintar yang menampilkan grafik perdagangan saham. (Foto: Pexels)

Satuteks.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, Rabu (5/8/2026).

Pergerakan positif tersebut diperkirakan tetap berlangsung kendati investor perlu mengantisipasi potensi koreksi jangka pendek.

Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menilai laju indeks saham domestik memiliki peluang cukup besar untuk menguji area resistance terdekatnya.

“Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat menguji area 6.334-6.403. Namun, investor juga perlu mencermati peluang pembalikan arah jangka pendek ke kisaran 6.280-6.306,” ujar Herditya.

Ia memproyeksikan pergerakan indeks berada pada rentang support 6.201 dan 6.029 serta rentang resistance 6.377 dan 6.454.

Menurutnya, sejumlah saham patut dicermati oleh para pelaku pasar hari ini, di antaranya ANTM, EMAS, INDY, VKTR, serta XIHD.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova turut memperkirakan IHSG berpeluang mempertahankan tren kenaikan setelah berhasil ditutup melampaui level resistansi pada sesi sebelumnya.

“Penembusan di atas level 6.291 membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan kenaikan menuju resistance 6.392. Jika mampu ditutup di atas level tersebut, penguatan berpotensi berlanjut hingga 6.545,” kata Ivan.

Ia menambahkan bahwa rentang support IHSG berada pada level 6.255, 6.183, dan 6.020, sementara posisi resistance berada di level 6.392, 6.545, hingga 6.700.

Berdasarkan analisisnya, pergerakan saham JPFA dan MEDC direkomendasikan untuk dipantau oleh para investor pada perdagangan hari ini.

Kondisi ini didukung oleh penutupan IHSG yang menguat 85,11 poin atau melesat 1,37% ke posisi 6.319 pada sesi perdagangan kemarin.

Data RTI Infokom mencatat nilai transaksi investor mencapai Rp12,95 triliun dengan volume perdagangan sebesar 33,48 miliar saham.

Sebanyak 399 saham tercatat menguat, 224 saham mengalami koreksi, dan 170 saham sisanya stagnan pada penutupan perdagangan tersebut.

Catatan Redaksi: Informasi ini disajikan semata-mata sebagai referensi dan tidak dimaksudkan sebagai dorongan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan transaksi sepenuhnya menjadi tanggung jawab dan risiko pribadi pembaca.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Dolar AS Menguat ke Rp17.890 pada Pembukaan Perdagangan Selasa Pagi
Ramai Diburu Kolektor, BI Jelaskan Status Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya
Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Berikut Rincian Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg
Rupiah Melemah 0,16% ke Rp17.876 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Indonesia dan Cili Sepakat Perluas Akses Pasar Produk Pertanian
Komisi XI DPR Dorong Bea Cukai Jawa Timur Gali Potensi Penerimaan Negara Selain Cukai Tembakau
Operasional Kopdes Harus Berjalan Sehat dan Mandiri
Pemerintah Harus Siapkan Langkah Mitigasi Ekonomi Dampak Geopolitik Global
Tag :

Baca Juga

Selasa, 22 September 2026 - 11:00 WIB

Dolar AS Menguat ke Rp17.890 pada Pembukaan Perdagangan Selasa Pagi

Selasa, 22 September 2026 - 10:58 WIB

Ramai Diburu Kolektor, BI Jelaskan Status Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya

Selasa, 22 September 2026 - 10:58 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Berikut Rincian Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg

Selasa, 22 September 2026 - 10:49 WIB

Rupiah Melemah 0,16% ke Rp17.876 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Indonesia dan Cili Sepakat Perluas Akses Pasar Produk Pertanian

Berita Terbaru

Ilustrasi petugas Bea Cukai memeriksa kontainer. (Dok. Bea Cukai)

Nasional

Bea Cukai Tindak Barang Impor Ilegal Senilai Rp27,339 Miliar

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:57 WIB