Satuteks.com – Meta secara resmi meluncurkan Muse Glimmer sebagai model kecerdasan buatan teranyar yang mampu beroperasi langsung di perangkat PC atau laptop kelas atas tanpa membutuhkan jaringan internet.
Model AI berkekuatan 30 miliar parameter ini sengaja dirancang untuk berjalan secara lokal pada komputer Mac maupun PC yang menggunakan GPU kelas konsumen.
Para pengembang dapat mengunduh bobot model ini secara bebas melalui platform Hugging Face di bawah lisensi Apache 2.0 yang sangat fleksibel.
Skema lisensi tersebut memberikan keleluasaan bagi pengembang untuk menggunakan, mengubah, serta membangun produk berbasis kecerdasan buatan secara cuma-cuma.
Sistem ini sanggup bekerja tanpa koneksi internet selama komputer pengguna memiliki kapasitas memori dan daya pemrosesan yang mencukupi.
“Hari ini, kami memperkenalkan Muse Glimmer, model terbaru dari Meta Superintelligence Labs, dan merilis bobot model tersebut sebagai perangkat lunak sumber terbuka di bawah lisensi Apache 2.0 yang fleksibel,” tulis Meta dalam laman resminya, Senin (10/8).
Berdasarkan laporan Mashable, varian Muse Glimmer ini disiapkan secara khusus untuk kebutuhan para pengembang teknologi.
Meta menyediakan fondasi dasar yang dapat menggerakkan agen AI, alih-alih menyajikan produk yang siap langsung digunakan.
Perusahaan merancang Muse Glimmer agar dapat beroperasi layaknya asisten pribadi atau agen otomatis yang mandiri.
Model akal imitasi ini mampu menerima satu instruksi besar, membaginya menjadi beberapa tahap kecil, lalu mengoperasikan aplikasi pendukung hingga pekerjaan selesai.
Meta membayangkan keberadaan agen lokal yang sanggup mengatur jadwal harian, menyusun draf pesan, merapikan berkas digital, hingga menulis dan memperbaiki kode pemrograman.
Sistem kecerdasan buatan ini juga mampu memproses input gambar bersamaan dengan teks, menyelesaikan instruksi bertingkat, serta memulihkan proses secara mandiri saat terjadi kendala sistem.
Meta menegaskan bahwa mereka telah melatih model ini menggunakan basis data yang mencakup lebih dari 100 bahasa.
Guna memuat seluruh kemampuan kompleks tersebut ke dalam satu komputer, Meta melakukan proses downsizing atau pemadatan ukuran.
Model ini membutuhkan kapasitas memori melebihi 55 GB ketika berada pada tingkat presisi penuh.
Meta kemudian memadatkan ukuran model hingga berada di bawah 20 GB demi menyisakan ruang memori kerja serta sistem pemrosesan visual.
Meskipun diklaim bisa berjalan di laptop, penggunaan model ini tetap menuntut spesifikasi teknis komputer yang cukup tinggi.
Meta merancang versi padat ini agar muat dalam alokasi memori 24 GB hingga 32 GB, serta telah mengujinya pada prosesor Apple M4 Max dan M5 Max, plus GPU Nvidia RTX 5090.
Pihak perusahaan menyebut Muse Glimmer sebagai open source, walaupun istilah open weight dinilai jauh lebih akurat untuk menggambarkan kondisinya.
Kalkulasi hasil proses pelatihan model memang dibuka untuk umum, tetapi peluncuran ini tidak membeberkan seluruh data serta infrastruktur pembuatannya.
Kendati demikian, lisensi Apache 2.0 memberikan kebebasan yang jauh lebih luas bagi pengembang ketimbang model tertutup yang mewajibkan API berbayar.
Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.
❤ Beri Dukungan




