Kemenhub Kirim Bantuan Kemanusiaan 7,9 Ton untuk Korban Gempa NTT

- Editorial Team

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhub Memberangkatkan Bantuan Logistik 7,9 Ton via KM Tidar Menuju Pelabuhan Maumere NTT. (Dok. Kemenhub)

Kemenhub Memberangkatkan Bantuan Logistik 7,9 Ton via KM Tidar Menuju Pelabuhan Maumere NTT. (Dok. Kemenhub)

Satuteks.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan sebanyak 768 dus dengan total berat 7,9 ton untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

Pengiriman logistik melalui jalur laut KM Tidar ini dilakukan sebagai langkah lanjutan memperluas jangkauan distribusi setelah penyaluran lewat jalur udara.

“Sebagai wujud kepedulian dan empati untuk saudara-saudara kita di NTT, Kantor Pusat Kementerian Perhubungan terpanggil untuk bergerak cepat merespons situasi darurat ini melalui penggalangan bantuan yang melibatkan seluruh pegawai yang dilaksanakan mulai tanggal 15 s.d 22 Agustus 2026,” ujar Sekjen Kemenhub Arif Toha di Terminal Penumpang Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (29/8/2026).

Ia menyampaikan, bantuan yang dihimpun tersebut mencakup kebutuhan pokok, makanan siap saji, selimut, hingga tikar bagi warga terdampak.

Penyerahan logistik secara simbolis diserahkan oleh Arif Toha kepada manajemen PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) PELNI.

Menurut Arif, pemanfaatan angkutan kapal laut diharapkan efektif mengakomodasi pengiriman logistik dalam jumlah lebih besar.

KM Tidar dijadwalkan berlayar menuju Pelabuhan Maumere sebagai titik utama sebelum bantuan disalurkan ke wilayah Labuan Bajo, Kupang, dan Larantuka.

Langkah penyaluran barang melalui beberapa titik pelabuhan tersebut dinilai mempercepat pemerataan logistik bagi korban bencana.

“Kami menyampaikan apresisai dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PT Pelni atas sinergi, dukungan, dan komitmen dalam memfasilitasi pengiriman logistik ini menggunakan KM Tidar langsung menuju Pelabuhan Maumere. Melalui kolaborasi antarsektor ini, kami berharap rantai pasok bantuan kemanusiaan dapat berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran hingga ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan di lokasi terdampak,” kata Arif Toha.

Selain pengiriman dari Jakarta, sejumlah Unit Pelaksana Teknis Kemenhub terdekat dikabarkan telah bergerak mandiri menyalurkan bantuan langsung ke lokasi terdampak.

Kementerian Perhubungan menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan layanan transportasi pengangkut logistik dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.

Sebagai konteks latar belakang, sebagian bantuan pegawai Kemenhub sebelumnya telah disalurkan melalui Pos Pendukung Logistik Nasional BNPB di Halim Perdanakusuma pada 22 dan 24 Agustus 2026.

Pelayaran KM Tidar menuju lokasi terdampak di NTT diperkirakan memakan waktu sekitar dua hari perjalanan.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Kertajati Dinilai Strategis
DPR Dorong BPA Kejagung Pertahankan Nilai Aset Rampasan yang Masih Produktif
Komisi III DPR Dorong Badan Pemulihan Aset Berada di Luar Institusi Penegak Hukum
DPR Ingatkan Penyalahgunaan Kekuasaan Dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
Baleg DPR Minta Kewenangan Badan Reforma Agraria Diatur Tegas dalam RUU
Baleg DPR Soroti Tumpang Tindih Kewenangan Konsesi Lahan
Prabowo Perintahkan Usut Keterlibatan Korporasi dalam Kasus Karhutla
Pemerintah Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Kurangi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Tag :

Baca Juga

Rabu, 9 September 2026 - 04:31 WIB

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Kertajati Dinilai Strategis

Rabu, 9 September 2026 - 04:24 WIB

DPR Dorong BPA Kejagung Pertahankan Nilai Aset Rampasan yang Masih Produktif

Rabu, 9 September 2026 - 04:19 WIB

Komisi III DPR Dorong Badan Pemulihan Aset Berada di Luar Institusi Penegak Hukum

Selasa, 8 September 2026 - 01:03 WIB

DPR Ingatkan Penyalahgunaan Kekuasaan Dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset

Selasa, 8 September 2026 - 01:02 WIB

Baleg DPR Minta Kewenangan Badan Reforma Agraria Diatur Tegas dalam RUU

Berita Terbaru

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong. (Dok. Setpres)

Internasional

PM Singapura Sumbangkan Kenaikan Gaji untuk Amal Selama 5 Tahun

Rabu, 9 Sep 2026 - 04:52 WIB