Satuteks.com – Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong berencana menyumbangkan seluruh kenaikan gajinya untuk kegiatan amal selama lima tahun ke depan.
Kenaikan tersebut membuat gajinya bertambah dari US$2,2 juta menjadi US$3,6 juta per tahun.
Menurut laporan The Straits Times, Selasa (8/9/2026), Wong akan menyalurkan selisih kenaikan sebesar US$1,4 juta setiap tahun untuk tujuan amal.
Wong mengatakan pemerintah tetap membayarkan gajinya sesuai kerangka penggajian yang berlaku di Singapura.
“Pemerintah akan tetap membayar gaji saya sesuai ketentuan kerangka kerja yang berlaku; begitulah sistem kita bekerja. Selanjutnya, saya akan menyumbangkan nilai kenaikan gaji tersebut untuk tujuan amal yang tepat,” ujar Wong.
Menurut Wong, gaji perdana menteri tetap ditetapkan sebesar dua kali gaji acuan menteri tingkat awal atau entry-level.
The Straits Times melaporkan, gaji acuan tersebut akan disesuaikan menjadi US$1,8 juta dari angka sebelumnya US$1,1 juta.
Wong juga tidak memperoleh bonus berdasarkan kinerja tahunan karena tidak ada pihak yang melakukan penilaian kinerja perdana menteri setiap tahun.
Menurut Wong, dirinya hanya menerima bonus nasional dalam struktur penggajian tersebut.
“Pada prinsipnya, saya tidak setuju dengan tindakan memamerkan kegiatan amal kepada publik. Namun, meskipun kerangka kerja gaji ini merupakan keputusan kabinet, sebagai Perdana Menteri, saya memikul tanggung jawab penuh atas keputusan tersebut,” ujarnya.
Wong menjelaskan keputusan tersebut perlu disampaikan agar publik memahami sikap pribadinya terhadap kenaikan gaji yang diterimanya.
“Oleh karena itu, saya ingin memperjelas bagaimana saya secara pribadi akan menyikapi kenaikan gaji ini dan alasan saya melanjutkan perubahan tersebut, karena saya yakin hal ini demi kepentingan Singapura,” imbuhnya.
Menurut The Straits Times, keputusan Wong mengikuti langkah pendahulunya, Menteri Senior Lee Hsien Loong, pada 2007.
Lee ketika itu juga memilih menyumbangkan kenaikan gajinya selama lima tahun untuk berbagai kegiatan amal.
Berdasarkan perubahan gaji pegawai negeri dan menteri yang diumumkan pada 2007, gaji tahunan Lee sebagai perdana menteri meningkat dari US$2,5 juta menjadi US$3,1 juta.
The Straits Times melaporkan, nominal gaji Lee kemudian disesuaikan menjadi US$2,2 juta pada 2012.
Pada 2007, Lee menyatakan sumbangan tersebut dimaksudkan untuk menegaskan alasan pemerintah melakukan perubahan sistem penggajian.
Menurut Lee, keputusan itu juga memberinya landasan moral untuk mempertahankan kebijakan tersebut di hadapan masyarakat Singapura.
The Straits Times mencatat, sepanjang 2007 hingga 2012, Lee menyalurkan kenaikan gajinya kepada sejumlah penerima manfaat.
Sumbangan tersebut diberikan kepada rumah sakit komunitas, panti wreda, organisasi kesejahteraan sukarela, serta lembaga olahraga dan kebudayaan.
Menurut laporan tersebut, sebagian dana juga digunakan untuk membentuk dana abadi pendidikan bagi pelajar yang menunjukkan kegigihan dan prestasi di bidang akademik maupun bidang lainnya.
Lee juga menyalurkan US$350.000 untuk tiga penghargaan baru yang ditujukan mempererat hubungan masyarakat, mendorong warga Singapura berkarier di bidang pelayanan sosial, serta mengapresiasi talenta muda di bidang seni.
Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.
❤ Beri Dukungan




