Alibaba Resmi Rilis Model AI Qwen 3.8-Max untuk Pengguna Global

- Editorial Team

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alibaba Resmi Rilis Model AI Qwen 3.8-Max untuk Pengguna Global. (Dok. Qwen)

Alibaba Resmi Rilis Model AI Qwen 3.8-Max untuk Pengguna Global. (Dok. Qwen)

Satuteks.com – Raksasa teknologi asal China, Alibaba, meluncurkan model kecerdasan buatan Qwen 3.8-Max secara global.

Perusahaan teknologi tersebut menghadirkan kembali model open-source untuk teknologi AI tercanggih mereka.

Langkah strategis ini mencerminkan keikutsertaan perusahaan dalam gelombang peluncuran AI mutakhir di China.

Pengembang negeri tirai bambu itu secara agresif memperkecil jarak dengan laboratorium terkemuka di Amerika Serikat.

South China Morning Post melaporkan bahwa model raksasa berukuran 2,4 triliun parameter ini mendukung batas konteks hingga 1 juta token.

Sistem canggih itu mampu mengolah hingga 750.000 kata dalam satu kali permintaan pengguna.

Para pengembang sudah dapat mengakses Qwen 3.8-Max melalui layanan API Model Studio di Alibaba Cloud.

Mereka juga bisa menggunakan platform asisten kerja AI milik perusahaan bernama QwenWork.

Peluncuran model tersebut mendorong saham Alibaba di bursa Hong Kong melonjak 7 persen pada hari yang sama.

Harga penutupan saham perusahaan teknologi itu mencapai level HK$125,20 di akhir perdagangan.

Model dasar multimodal ini mampu memproses berbagai jenis data secara efisien.

Sistem tersebut sanggup menganalisis dokumen panjang, serial televisi, hingga tayangan live streaming.

Alibaba mengeklaim perangkat lunak ini mampu merancang ulang aplikasi hanya dari tangkapan layar.

Model AI tersebut juga dapat membuat gim interaktif serta mengubah denah lantai menjadi visualisasi 3D.

Perusahaan memosisikan Qwen 3.8-Max untuk menangani tugas autonomous coding dan penelitian kompleks.

Data perusahaan menunjukkan model ini berada di peringkat kelima klasemen Text Arena.

Sistem tersebut juga menduduki peringkat kedua pada platform pemeringkatan Vision Arena.

Arsitektur sparse mixture-of-experts dipadukan dengan mekanisme hybrid attention menyokong performa teknis model ini.

Model berkapasitas besar itu hanya mengaktifkan sekitar 95 miliar parameter saat melakukan pemrosesan.

Efisiensi daya komputasi tetap terjaga optimal meskipun sistem mengelola skala data yang besar.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 7.000 mAh
Robot Humanoid Lawan Manusia di Ring, REK Siapkan Teknologi Pertarungan VR
Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan Nyata Layar IPS LCD dan AMOLED
Elon Musk Prediksi Bisnis AI SpaceX Bisa Menghasilkan US$500 Miliar per Tahun
Taiwan Deteksi Serangan Siber Berbasis AI Sasar Lembaga Pemerintah
Bocoran Xiaomi 18 Pro Dan Xiaomi 18 Pro Max
Honor Resmi Merilis Robot Phone Berfitur Kamera Gimbal Mekanis Tiga Sumbu
YouTube Resmi Ubah Aturan dan Syarat Monetisasi
Tag :

Baca Juga

Selasa, 22 September 2026 - 11:03 WIB

Realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 7.000 mAh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:50 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan Nyata Layar IPS LCD dan AMOLED

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Elon Musk Prediksi Bisnis AI SpaceX Bisa Menghasilkan US$500 Miliar per Tahun

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Taiwan Deteksi Serangan Siber Berbasis AI Sasar Lembaga Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Bocoran Xiaomi 18 Pro Dan Xiaomi 18 Pro Max

Berita Terbaru

Ilustrasi petugas Bea Cukai memeriksa kontainer. (Dok. Bea Cukai)

Nasional

Bea Cukai Tindak Barang Impor Ilegal Senilai Rp27,339 Miliar

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:57 WIB