Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Picu Evakuasi Saat MPLS

- Editorial Team

Senin, 13 Juli 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Metro Jaya Turunkan Gegana dan Densus 88 Usai Ancaman Bom Sekolah. (Dok. PMJ)

Polda Metro Jaya Turunkan Gegana dan Densus 88 Usai Ancaman Bom Sekolah. (Dok. PMJ)

Satuteks.com – SDN Srengseng Sawah 15 Pagi di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, menerima ancaman bom saat hari pertama masuk sekolah, Senin (13/07/2026). Insiden itu memicu evakuasi siswa, guru, dan staf demi menjaga keselamatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan, ancaman tersebut langsung direspons dengan penyisiran area sekolah dan pengamanan lokasi oleh aparat kepolisian.

“Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror langsung melakukan penyisiran di lingkungan sekolah. Siswa dan guru juga telah dievakuasi sebagai langkah keselamatan,” ujar  Budi kepada awak media, Senin (13/7/2026).

Menurut Budi, peristiwa itu terjadi ketika siswa baru bersama para guru sedang mengikuti upacara bendera dalam rangka hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) setelah libur semester.

Ia menyebut, pesan ancaman tidak dikirim secara acak karena pelaku mengirimkannya melalui aplikasi WhatsApp ke nomor pribadi seorang guru dan petugas tata usaha sekolah.

Area sekolah kemudian disterilisasi oleh Tim Gegana Korps Brimob Polri bersama Densus 88 Antiteror dengan menyisir ruang kelas, bangunan, dan fasilitas pendukung untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan yang tertinggal.

Setelah lokasi dinyatakan aman, penanganan perkara dilanjutkan oleh tim penyidik yang melakukan proses investigasi di lokasi kejadian.

“Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah TKP serta mendalami asal pesan ancaman tersebut,” ujar Budi.

Menurut Budi, penyelidikan dilakukan melalui sinergi Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan yang menggelar olah tempat kejadian perkara secara tertutup.

Ia menambahkan, tim siber kepolisian masih melacak jejak digital untuk mengungkap identitas pengirim pesan ancaman melalui WhatsApp.

Peristiwa itu bermula saat kegiatan upacara bendera berlangsung pada hari pertama MPLS di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi sebelum seluruh warga sekolah dievakuasi sebagai langkah pengamanan.

“Tim cyber kepolisian masih terus bekerja keras melakukan pelacakan jejak digital guna membongkar identitas asli pengirim pesan teror WhatsApp tersebut,” pungkas Budi Hermanto.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Gubernur Pramono Anung Pastikan Data Perpajakan Aman Usai Gedung Bapenda Terbakar
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar, Layanan Otomatis Lampu Merah Terpaksa Diatur Manual
Petugas Damkar Sisir Gedung Bapenda DKI Jakarta Cegah Api Menyala Kembali
Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Tangkap Pengedar Tramadol di Cikarang Utara
Polresta Bandung Sita Ribuan Knalpot Brong Selama Periode Juli-Agustus 2026
Polisi Gagalkan Penyelundupan Ratusan Botol Miras di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Tepi Jalan Desa Luwungragi Brebes
Pemprov DKI Jakarta Resmi Mulai Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas

Baca Juga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Gubernur Pramono Anung Pastikan Data Perpajakan Aman Usai Gedung Bapenda Terbakar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar, Layanan Otomatis Lampu Merah Terpaksa Diatur Manual

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Petugas Damkar Sisir Gedung Bapenda DKI Jakarta Cegah Api Menyala Kembali

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Tangkap Pengedar Tramadol di Cikarang Utara

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:07 WIB

Polresta Bandung Sita Ribuan Knalpot Brong Selama Periode Juli-Agustus 2026

Berita Terbaru

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong. (Dok. Setpres)

Internasional

PM Singapura Sumbangkan Kenaikan Gaji untuk Amal Selama 5 Tahun

Rabu, 9 Sep 2026 - 04:52 WIB