Polresta Surakarta Selidiki Penemuan Jenazah Bayi dalam Plastik Hitam di Selokan Kerten

- Editorial Team

Minggu, 5 Juli 2026 - 00:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penemuan jenazah oleh kepolisian. (Satuteks.com)

Ilustrasi penemuan jenazah oleh kepolisian. (Satuteks.com)

Satuteks.com – Polresta Surakarta bersama Polsek Laweyan bergerak cepat menindaklanjuti laporan penemuan jenazah bayi di Jalan Pisang 2, Kelurahan Kerten, Kota Surakarta.

Jasad bayi tersebut ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan di dalam bungkusan plastik hitam di sebuah selokan.

Kasihumas Polresta Surakarta, AKP Lingga Ramadhani menjelaskan, penemuan ini berawal dari kecurigaan warga sekitar yang mencium bau menyengat di lokasi kejadian.

“Saat bungkusan itu ditarik keluar, tampak kepala seorang bayi yang sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata AKP Lingga saat memberikan keterangan di Kota Surakarta pada Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, saksi bernama Margiyanto awalnya mengira aroma busuk yang menusuk hidung tersebut berasal dari bangkai tikus di depan rumahnya.

Bau menyengat itu disebut saksi sudah mulai tercium sejak Jumat pagi sebelum akhirnya ditelusuri lebih lanjut pada Sabtu sore.

AKP Lingga memaparkan, Margiyanto kemudian mengajak saksi lain bernama Kasman untuk bersama-sama mencari sumber bau tersebut setelah pulang bekerja.

Pencarian warga akhirnya berujung pada sebuah selokan yang tersumbat oleh bungkusan plastik berwarna hitam sekitar pukul 16.00 WIB.

Saksi yang terkejut melihat isi bungkusan tersebut dinilai tanggap karena langsung melaporkan kejadian kepada Ketua RT setempat.

Hubungan koordinasi yang cepat membuat laporan warga segera diteruskan dari Ketua RT kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Kerten, Aiptu Galuh Sudarmono, hingga ke KA SPKT Polsek Laweyan.

AKP Lingga menambahkan, personel kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan area sekitar.

Jasad bayi malang tersebut kini sudah dievakuasi petugas ke RS Dr. Moewardi Surakarta untuk menjalani proses visum medis.

Saat ini, penyelidikan intensif tengah dilakukan oleh jajaran Satreskrim Polresta Surakarta guna mengungkap identitas pasti sang bayi.

Pihak berwajib menegaskan komitmennya untuk terus memburu dan menemukan pelaku yang bertanggung jawab atas peristiwa pembuangan ini.

“Kami minta kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini diimbau untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan,” pungkas Lingga.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Gubernur Pramono Anung Pastikan Data Perpajakan Aman Usai Gedung Bapenda Terbakar
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar, Layanan Otomatis Lampu Merah Terpaksa Diatur Manual
Petugas Damkar Sisir Gedung Bapenda DKI Jakarta Cegah Api Menyala Kembali
Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Tangkap Pengedar Tramadol di Cikarang Utara
Polresta Bandung Sita Ribuan Knalpot Brong Selama Periode Juli-Agustus 2026
Polisi Gagalkan Penyelundupan Ratusan Botol Miras di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Tepi Jalan Desa Luwungragi Brebes
Pemprov DKI Jakarta Resmi Mulai Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas

Baca Juga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Gubernur Pramono Anung Pastikan Data Perpajakan Aman Usai Gedung Bapenda Terbakar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar, Layanan Otomatis Lampu Merah Terpaksa Diatur Manual

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Petugas Damkar Sisir Gedung Bapenda DKI Jakarta Cegah Api Menyala Kembali

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Tangkap Pengedar Tramadol di Cikarang Utara

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:07 WIB

Polresta Bandung Sita Ribuan Knalpot Brong Selama Periode Juli-Agustus 2026

Berita Terbaru

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong. (Dok. Setpres)

Internasional

PM Singapura Sumbangkan Kenaikan Gaji untuk Amal Selama 5 Tahun

Rabu, 9 Sep 2026 - 04:52 WIB