Ratusan Menara Telekomunikasi Terdampak Gempa NTT

- Editorial Team

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi menara Base Transceiver Station (BTS). (Foto: Pexels)

Ilustrasi menara Base Transceiver Station (BTS). (Foto: Pexels)

Satuteks.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat layanan tiga operator seluler besar ikut terganggu akibat gempa bumi magnitudo 7 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

Pemantauan intensif dan proses pemulihan infrastruktur telekomunikasi pun terus digencarkan bersama penyedia layanan terkait.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi Wayan Toni Supriyanto menyampaikan bahwa sebanyak 200 base transceiver station (BTS) teridentifikasi mengalami kelumpuhan hingga Sabtu (15/8/2026) pukul 07.00 WIB.

Kerusakan infrastruktur penunjang sinyal seluler tersebut tersebar di 10 kabupaten dan kota wilayah NTT.

“Sebanyak 16,35% BTS di wilayah yang teridentifikasi terdampak mengalami gangguan. Komdigi terus memantau kondisi jaringan dan berkoordinasi langsung dengan operator seluler untuk memastikan gangguan dapat segera ditangani,” kata Wayan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, keselamatan personel pemulihan serta terjaminnya akses komunikasi warga menjadi prioritas utama selama penanganan darurat di lapangan.

Pasokan daya listrik yang terputus di area bencana diungkapkan menjadi penyebab utama terganggunya sejumlah menara pemancar milik Telkomsel.

Gangguan sinyal juga dilaporkan oleh pihak XLSmart, terutama pada infrastruktur pemancar yang berlokasi dekat dengan titik pusat gempa.

Sementara itu, jaringan Indosat dipastikan masih menjalani pemeriksaan menyeluruh oleh tim teknis guna memetakan tingkat kerusakan.

Kerusakan jalur transmisi akibat guncangan bumi dinilai ikut memperparah hambatan komunikasi selain masalah krisis energi listrik.

Berdasarkan pendataan resmi Komdigi, Kabupaten Sikka menjadi area terparah dengan kerusakan 51 site BTS.

Posisi terdampak terbanyak selanjutnya disusul oleh Kabupaten Ende dengan 31 site serta Kabupaten Flores Timur sebanyak 26 site.

Kondisi infrastruktur jaringan disebut sangat dinamis pascabencana sehingga pembaruan data teknis terus dilakukan secara berkala.

Proses pemantauan lapangan turut melibatkan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR), pemerintah daerah, dan penyelenggara layanan telekomunikasi.

“Kondisi jaringan sangat dinamis setelah terjadi bencana. Karena itu, data terus kami perbarui berdasarkan laporan operator dan hasil pemantauan di lapangan. Begitu kondisi memungkinkan, penanganan teknis akan dilakukan pada site yang mengalami gangguan,” ujar Wayan.

Masyarakat di kawasan terdampak diimbau untuk memprioritaskan keselamatan diri sambil memantau instruksi resmi dari BMKG dan lembaga penanggulangan bencana.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Kertajati Dinilai Strategis
DPR Dorong BPA Kejagung Pertahankan Nilai Aset Rampasan yang Masih Produktif
Komisi III DPR Dorong Badan Pemulihan Aset Berada di Luar Institusi Penegak Hukum
DPR Ingatkan Penyalahgunaan Kekuasaan Dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset
Baleg DPR Minta Kewenangan Badan Reforma Agraria Diatur Tegas dalam RUU
Baleg DPR Soroti Tumpang Tindih Kewenangan Konsesi Lahan
Prabowo Perintahkan Usut Keterlibatan Korporasi dalam Kasus Karhutla
Pemerintah Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Kurangi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Baca Juga

Rabu, 9 September 2026 - 04:31 WIB

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Kertajati Dinilai Strategis

Rabu, 9 September 2026 - 04:24 WIB

DPR Dorong BPA Kejagung Pertahankan Nilai Aset Rampasan yang Masih Produktif

Rabu, 9 September 2026 - 04:19 WIB

Komisi III DPR Dorong Badan Pemulihan Aset Berada di Luar Institusi Penegak Hukum

Selasa, 8 September 2026 - 01:03 WIB

DPR Ingatkan Penyalahgunaan Kekuasaan Dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset

Selasa, 8 September 2026 - 01:02 WIB

Baleg DPR Minta Kewenangan Badan Reforma Agraria Diatur Tegas dalam RUU

Berita Terbaru

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong. (Dok. Setpres)

Internasional

PM Singapura Sumbangkan Kenaikan Gaji untuk Amal Selama 5 Tahun

Rabu, 9 Sep 2026 - 04:52 WIB