Satuteks.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menginstruksikan tim pemerintahannya untuk melanjutkan negosiasi dengan Iran. Pembicaraan lanjutan dijadwalkan berlangsung di Oman pada Sabtu (11/7/2026).
Tim yang ditunjuk Trump terdiri dari Wakil Presiden JD Vance, utusan khusus Steve Witkoff, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, serta Jared Kushner, sebagaimana dilaporkan CBS mengutip sumber anonim.
“Presiden Trump telah mengarahkan timnya – yang dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance, menantu presiden Jared Kushner, utusan khusus Steve Witkoff, dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio – untuk melanjutkan negosiasi,” kata sumber CBS, seraya menyebut pembicaraan akan berlangsung di Oman.
Sementara itu, kantor berita Iran, IRNA, melaporkan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dijadwalkan bertolak ke Oman pada Jumat (10/7/2026).
Menurut IRNA, kunjungan tersebut akan membahas perkembangan di Selat Hormuz, situasi kawasan Timur Tengah, serta hubungan bilateral antara Iran dan Oman.
Di sisi lain, perundingan baru digelar ketika hubungan Amerika Serikat dan Iran kembali menjadi sorotan setelah eskalasi militer beberapa waktu terakhir.
Sebelumnya, Amerika Serikat dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari yang menyebabkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan udara.
Pada Juni, Washington dan Teheran menandatangani nota kesepahaman yang mempertimbangkan penghentian segera permusuhan di seluruh front, termasuk di Lebanon, sebelum kedua negara melanjutkan dialog yang dimediasi Qatar dan Pakistan di Burgenstock, Swiss.
Menurut pernyataan bersama para mediator, putaran pertama pembicaraan berlangsung dalam suasana positif dan konstruktif sehingga dinilai menghasilkan kemajuan yang menjanjikan sebagai dasar konsultasi teknis lanjutan.
Namun, pada malam 8 Juli, Amerika Serikat kembali melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Iran dengan tuduhan Teheran melanggar perjanjian sebelumnya, khususnya terkait Selat Hormuz.
Sebagai balasan, Iran menyerang fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.
Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.
❤ Beri Dukungan





