Hujan Lebat di Bangladesh Tewaskan 51 Orang, 1 Juta Warga Terdampak

- Editorial Team

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bencana banjir. (Foto: Pexels)

Ilustrasi bencana banjir. (Foto: Pexels)

Satuteks.com – Bangladesh mencatat sedikitnya 51 korban tewas setelah hujan lebat memicu banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah negara itu.

Bencana tersebut juga berdampak pada lebih dari satu juta warga, sementara ribuan orang kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi.

Menurut pihak berwenang, hingga Minggu, lebih dari satu juta orang terdampak hujan deras yang telah mengguyur Bangladesh selama lebih dari sepekan.

Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir bandang dan tanah longsor di banyak wilayah, termasuk ibu kota Dhaka, sehingga ribuan keluarga dipindahkan ke lokasi penampungan yang disediakan pemerintah.

Pihak berwenang juga mengeluarkan peringatan banjir dan longsor ketika kondisi cuaca memburuk, mengevakuasi warga di kawasan rawan, serta menunda pelaksanaan ujian bagi para siswa.

Sebanyak 28 dari total 51 korban jiwa dilaporkan berada di Distrik Cox’s Bazar yang menjadi lokasi pemukiman lebih dari satu juta pengungsi Rohingya.

Pekan lalu, beberapa siswa bersama seorang guru turut menjadi korban ketika banjir menerjang sekolah mereka di distrik tersebut.

Di Dhaka, menurut laporan BBC Bangla, genangan air memperlambat arus lalu lintas karena sejumlah ruas jalan terendam hingga setinggi lutut di beberapa kawasan.

Sejumlah media lokal pada Senin mempertanyakan efektivitas upaya pemerintah sebelumnya dalam memperbaiki sistem drainase di ibu kota yang dinilai belum mampu mengatasi banjir.

Bangladesh selama ini dikenal sebagai negara dataran rendah yang dialiri banyak sungai sehingga kerap dilanda banjir saat musim monsun, sementara para ahli memperingatkan perubahan iklim membuat curah hujan semakin intens dan lebih sering terjadi.

“Situasi di bagian tenggara negara itu kemungkinan akan segera membaik,” kata Sarder Udoy Raihan dari Pusat Prakiraan dan Peringatan Banjir kepada kantor berita AFP.

Meski demikian, ia mengingatkan musim hujan masih terus memengaruhi wilayah timur laut dan utara Bangladesh sehingga “ada kemungkinan terjadinya banjir lebih lanjut,” tutup Sarder Udoy Raihan.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Pemimpin RSF Sudan Divonis Mati atas Kejahatan Perang dan Genosida di Darfur Barat
Hakim di India Diteror Kelompok Penjaga Sapi Gegara Pidanakan 14 Pelaku Kriminal
Iran Tegaskan Tetap Kendalikan Selat Hormuz
Rusia Klaim Tembak Jatuh 138 Drone Ukraina dalam Sehari
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Telan Korban 10 Ribu Jiwa
Trump Perintahkan JD Vance Lanjutkan Negosiasi AS dan Iran di Oman
Rusia Sebut Serangan Presisi Tinggi Hantam Pabrik Militer Ukraina di Kiev
Wamenlu Iran Tegaskan Selat Hormuz Bukan Panggung Militer Asing

Baca Juga

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:54 WIB

Pemimpin RSF Sudan Divonis Mati atas Kejahatan Perang dan Genosida di Darfur Barat

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:47 WIB

Hakim di India Diteror Kelompok Penjaga Sapi Gegara Pidanakan 14 Pelaku Kriminal

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:27 WIB

Iran Tegaskan Tetap Kendalikan Selat Hormuz

Senin, 13 Juli 2026 - 15:14 WIB

Rusia Klaim Tembak Jatuh 138 Drone Ukraina dalam Sehari

Senin, 13 Juli 2026 - 15:08 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Telan Korban 10 Ribu Jiwa

Berita Terbaru

Ilustrasi phising. (Foto: Pexels)

Teknologi

Mengenal Apa itu Phishing dan Cara Ampuh Menghindari Link Palsu

Selasa, 14 Jul 2026 - 06:10 WIB

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini. (Dok. Kemenpar)

Nasional

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok

Selasa, 14 Jul 2026 - 06:02 WIB