Gelombang Panas Ekstrem Eropa Telan Korban 10 Ribu Jiwa

- Editorial Team

Senin, 13 Juli 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gelombang panas di Eropa. (Foto: Pexels)

Ilustrasi gelombang panas di Eropa. (Foto: Pexels)

Satuteks.com – Pusat pemantauan kematian Eropa mencatat lebih dari 10.000 kematian lebih selama gelombang panas ekstrem pada paruh kedua Juni 2026. Data itu menunjukkan kelompok lanjut usia menjadi korban terbanyak.

Data yang ditinjau koresponden TASS memperlihatkan lonjakan kematian terjadi pada pekan ke-26 tahun 2026, dengan angka kematian berlebih melampaui 10.000 jiwa di seluruh kelompok usia.

Berdasarkan data tersebut, jumlah kematian tertinggi tercatat pada kelompok usia 65 tahun ke atas, dengan lebih dari 9.000 kematian selama periode tersebut.

Data itu juga menunjukkan Belgia dan Prancis mengalami tingkat kematian berlebih yang sangat tinggi dibandingkan negara Eropa lainnya.

Sementara itu, Spanyol, Belanda, dan Swiss dilaporkan mencatat tingkat kematian berlebih dalam kategori moderat menurut data pemantauan tersebut.

Di sisi lain, Inggris Raya, Jerman, dan Italia termasuk negara dengan tingkat kematian berlebih yang relatif rendah selama periode yang sama.

Gelombang panas ekstrem diketahui melanda sebagian besar kawasan Eropa pada paruh kedua Juni 2026.

Suhu udara di sejumlah negara Eropa Barat bahkan dilaporkan menembus lebih dari 40 derajat Celcius selama gelombang panas berlangsung.

Pada 9 Juli, layanan pengamatan dan pemetaan Bumi Eropa, Copernicus, mengonfirmasi Juni 2026 sebagai bulan Juni terpanas yang pernah tercatat.

Copernicus melaporkan suhu udara permukaan rata-rata pada bulan tersebut mencapai 20,74 derajat Celcius, sehingga periode itu dinilai sebagai rekor baru dalam catatan pengamatan iklim Eropa.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

PM Singapura Sumbangkan Kenaikan Gaji untuk Amal Selama 5 Tahun
12 Negara Siapkan Sanksi Perdagangan terhadap Permukiman Israel di Tepi Barat
Xi Jinping Dorong Inggris dan China Perluas Kerja Sama Meski Beda Pandangan
Rezeki Nomplok, 7 Buruh Miskin India Temukan Berlian 17,96 Karat Senilai Rp935 Juta
Lithuania Temukan Belasan Terowongan Migran Ilegal
Mojtaba Khamenei Rombak Jajaran Petinggi Militer dan Komando Pasukan IRGC
Iran Tegas Tolak Buka Selat Hormuz Sebelum AS Penuhi Tuntutan Syarat Damai
Otoritas Kolombia Laporkan Korban Tewas Gempa M 7,4 Naik Jadi 132 Orang

Baca Juga

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

PM Singapura Sumbangkan Kenaikan Gaji untuk Amal Selama 5 Tahun

Rabu, 9 September 2026 - 04:50 WIB

12 Negara Siapkan Sanksi Perdagangan terhadap Permukiman Israel di Tepi Barat

Rabu, 9 September 2026 - 04:46 WIB

Xi Jinping Dorong Inggris dan China Perluas Kerja Sama Meski Beda Pandangan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Rezeki Nomplok, 7 Buruh Miskin India Temukan Berlian 17,96 Karat Senilai Rp935 Juta

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Lithuania Temukan Belasan Terowongan Migran Ilegal

Berita Terbaru

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong. (Dok. Setpres)

Internasional

PM Singapura Sumbangkan Kenaikan Gaji untuk Amal Selama 5 Tahun

Rabu, 9 Sep 2026 - 04:52 WIB