Satuteks.com – Gugus Tempur Barat Rusia mengklaim berhasil menembak jatuh 138 drone Ukraina dalam operasi selama satu hari. Operasi itu juga disebut menghancurkan sejumlah fasilitas pendukung milik Ukraina.
Juru Bicara Gugus Tempur Barat Rusia, Ivan Bigma menjelaskan, satuan pertahanan udara di bawah Gugus Tempur Barat menjalankan operasi pencegatan terhadap berbagai sasaran udara sepanjang hari.
“Awak pertahanan udara dan tim penembak bergerak menembak jatuh dua amunisi penerbangan berpemandu musuh, 45 kendaraan udara tak berawak sayap tetap, 93 quadcopter berat, dan sebuah amunisi jelajah,” kata Bigma.
Menurut Bigma, mayoritas sasaran yang dilumpuhkan terdiri dari drone sayap tetap dan quadcopter berat yang digunakan Ukraina.
Selain sasaran udara, dua depot amunisi lapangan juga ditemukan sebelum akhirnya dihancurkan, menurut keterangan Bigma.
Ia menambahkan, sebanyak 45 pusat kendali drone ikut dihancurkan dalam operasi yang sama.
Bigma juga mengatakan, dua stasiun komunikasi satelit Starlink berhasil ditemukan dan dimusnahkan oleh Gugus Tempur Barat.
Seluruh capaian tersebut disampaikan Bigma sebagai hasil operasi Gugus Tempur Barat Rusia dalam kurun waktu satu hari.
Pernyataan itu memuat rincian jumlah sasaran udara yang diklaim berhasil ditembak jatuh serta fasilitas pendukung yang disebut telah dihancurkan.
“Awak pertahanan udara dan tim penembak bergerak menembak jatuh dua amunisi penerbangan berpemandu musuh, 45 kendaraan udara tak berawak sayap tetap, 93 quadcopter berat, dan sebuah amunisi jelajah,” pungkas Bigma.
Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.
❤ Beri Dukungan





