Satuteks.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Washington DC, untuk membahas isu Iran. Keduanya menegaskan tujuan bersama agar Iran tidak memperoleh senjata nuklir.
Menurut Gedung Putih, pertemuan tertutup selama sekitar satu setengah jam itu berlangsung positif dan produktif, sementara Netanyahu menyebut pembicaraan tersebut menghasilkan kesamaan pandangan mengenai Iran.
“Saya baru saja menyelesaikan pertemuan yang sangat baik dengan Presiden Trump,” kata Netanyahu dalam pernyataan video usai pertemuan di Gedung Putih, Washington DC, Selasa (28/7/2026).
Ia menjelaskan, pembahasan utama dalam pertemuan itu berfokus pada komitmen Israel dan Amerika Serikat untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir.
Menurut Netanyahu, tujuan tersebut menjadi kepentingan bersama kedua negara di tengah ketegangan yang masih berlangsung dengan Teheran.
“(Membahas) tujuan bersama kita: memastikan bahwa Iran tidak memperoleh senjata nuklir,” kata dia.
Selain membahas isu Iran, Netanyahu juga menilai komunikasi dengan Trump berlangsung sangat baik dibandingkan pertemuan-pertemuan sebelumnya.
Ia menyebut percakapan itu menjadi salah satu dialog terbaik yang pernah dijalani bersama Presiden Amerika Serikat tersebut.
“Itu adalah salah satu percakapan terbaik yang pernah saya lakukan dengan Presiden Amerika Serikat, teman kita Donald Trump,” ujarnya.
Pertemuan di Gedung Putih itu menjadi tatap muka pertama Trump dan Netanyahu sejak perang dengan Iran pecah pada akhir Februari.
Sebelumnya, hubungan kedua pemimpin sempat disebut memburuk pada April ketika proses negosiasi gencatan senjata dengan Iran berlangsung, bahkan Trump dilaporkan melontarkan kritik keras kepada Netanyahu dan dalam sebuah wawancara menggambarkannya sebagai “orang yang sangat sulit.”
Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.
❤ Beri Dukungan





