Harga Emas Dunia Merosot Usai Konflik AS-Iran Kembali Memanas

- Editorial Team

Senin, 29 Juni 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi emas batangan. (AI)

Ilustrasi emas batangan. (AI)

Satuteks.com – Pasar komoditas global mencatat penurunan nilai investasi aman secara signifikan. Pergerakan harga emas dunia dilaporkan bergerak melemah pada perdagangan Senin (29/6/2026).

Penurunan nilai ini dipicu oleh kembali memanasnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Menurut laporan pasar, ketegangan tersebut ikut mendorong lonjakan harga minyak mentah.

Faktor lain juga dinilai ikut menekan performa logam mulia ini. Kuatnya ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), disebut menjadi penyebab utamanya.

Di pasar spot, harga emas terpantau turun 0,5% ke level US$ 4.067,99 per ons. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus juga melemah 0,4% ke posisi US$ 4.081,20 per ons.

Perkembangan harga komoditas terbaru ini dikonfirmasi berdasarkan data resmi pasar global.  Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus juga melemah 0,4% ke posisi US$ 4.081,20 per ons.

Ketegangan terbaru di kawasan Timur Tengah ini diketahui mencuat sejak akhir pekan. Iran dilaporkan meluncurkan rentetan rudal dan pesawat tanpa awak (drone) ke pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain pada Minggu dini hari.

Serangan tersebut terjadi tidak lama setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan pernyataan keras. Ia sempat mengancam akan melenyapkan kepemimpinan Iran jika mereka tidak mematuhi kesepakatan untuk mengakhiri konflik.

Meski situasi sempat memanas, perkembangan terbaru menunjukkan adanya upaya deeskalasi. Laporan dari Axios menyebutkan Iran dan AS akhirnya sepakat untuk meredakan ketegangan di kawasan Teluk.

Kedua belah pihak setuju untuk memperbarui dialog bilateral. Pertemuan tersebut nantinya akan fokus membahas sengketa jalur perdagangan vital di Selat Hormuz.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Indonesia dan Cili Sepakat Perluas Akses Pasar Produk Pertanian
Komisi XI DPR Dorong Bea Cukai Jawa Timur Gali Potensi Penerimaan Negara Selain Cukai Tembakau
Operasional Kopdes Harus Berjalan Sehat dan Mandiri
Pemerintah Harus Siapkan Langkah Mitigasi Ekonomi Dampak Geopolitik Global
Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri Agro Melalui Peningkatan Kapasitas Ekspor
Mendag Dorong Penguatan Kerjasama Ekonomi Indonesia dan Thailand Melalui Forum Bisnis
Harga Emas Dunia Bergerak Naik Saat Kurs Dolar AS Melemah
Purbaya Siapkan Strategi Fiskal Agresif Demi Pertumbuhan Ekonomi 6%
Tag :

Baca Juga

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Indonesia dan Cili Sepakat Perluas Akses Pasar Produk Pertanian

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:25 WIB

Komisi XI DPR Dorong Bea Cukai Jawa Timur Gali Potensi Penerimaan Negara Selain Cukai Tembakau

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Operasional Kopdes Harus Berjalan Sehat dan Mandiri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Mitigasi Ekonomi Dampak Geopolitik Global

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri Agro Melalui Peningkatan Kapasitas Ekspor

Berita Terbaru

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong. (Dok. Setpres)

Internasional

PM Singapura Sumbangkan Kenaikan Gaji untuk Amal Selama 5 Tahun

Rabu, 9 Sep 2026 - 04:52 WIB