Otoritas Kolombia Laporkan Korban Tewas Gempa M 7,4 Naik Jadi 132 Orang

- Editorial Team

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bangunan rusak akibat gempa. (AI)

Ilustrasi bangunan rusak akibat gempa. (AI)

Satuteks.com – Asosiasi Kota-kota Kolombia mendata jumlah korban jiwa akibat gempa bumi M 7,4 di wilayah barat negara tersebut meningkat jadi 132 orang. Musibah mematikan ini dilaporkan turut mengakibatkan sedikitnya 570 warga lainnya menderita luka-luka.

Data tersebut dihimpun setelah guncangan keras meluluhlantakkan bangunan pemukiman dan merusak infrastruktur publik.

Berdasarkan laporan Survei Geologi AS (USGS), guncangan utama berpusat pada kedalaman 107 kilometer dekat kota San Jose del Palmar pada Selasa (11/8/2026).

Pihaknya mencatat episentrum gempa awal berada di titik 5 kilometer sebelah timur kota tersebut sebelum gempa susulan berkekuatan M 5 kembali terjadi.

Ia memaparkan sebaran korban jiwa berada di Risaralda dengan 40 orang tewas, Valle del Cauca 27 orang, hingga Pereira 18 orang.

Selanjutnya, wilayah Chocho mencatat 4 korban tewas, Manizales 2 orang, serta Quibdo mengonfirmasi 1 korban jiwa.

Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella menjelaskan bahwa bencana seismik ini merusak 1.575 rumah pemukiman warga secara masif.

Menurutnya, sebanyak 37 rumah di antaranya ambruk total dan puluhan fasilitas umum menderita kerusakan fisik yang parah.

“Negara hadir dan mengambil tindakan,” tegas De La Espriella di Kolombia, Selasa (11/8/2026).

Ia menambahkan bahwa jajarannya memimpin penanganan darurat dan membentuk pos komando terpadu secara responsif.

Oleh karena itu, status bencana nasional telah ditetapkan oleh otoritas pusat guna memaksimalkan mobilisasi bantuan.

Pemerintah Kolombia menilai penetapan status darurat ini penting untuk mempercepat koordinasi penanganan dampak kerusakan lintas lembaga.

Dampak gempa bumi tersebut turut memicu penutupan sementara sejumlah bandara guna pengujian keamanan struktur bangunan.

Selain itu, erupsi abu vulkanik Gunung Purace yang terpicu aktivitas gempa memaksa operasional Bandara Popayan dihentikan sementara.

Bencana ini juga merusakkan Bandara Alfonso Bonilla Aragon di Cali serta melumpuhkan belasan ruas jalan raya utama.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Harga Minyak Dunia Tembus US$100 Jelang Peluang Pertemuan Trump dan Pezeshkian
PM Singapura Sumbangkan Kenaikan Gaji untuk Amal Selama 5 Tahun
12 Negara Siapkan Sanksi Perdagangan terhadap Permukiman Israel di Tepi Barat
Xi Jinping Dorong Inggris dan China Perluas Kerja Sama Meski Beda Pandangan
Rezeki Nomplok, 7 Buruh Miskin India Temukan Berlian 17,96 Karat Senilai Rp935 Juta
Lithuania Temukan Belasan Terowongan Migran Ilegal
Mojtaba Khamenei Rombak Jajaran Petinggi Militer dan Komando Pasukan IRGC
Iran Tegas Tolak Buka Selat Hormuz Sebelum AS Penuhi Tuntutan Syarat Damai

Baca Juga

Selasa, 22 September 2026 - 10:49 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus US$100 Jelang Peluang Pertemuan Trump dan Pezeshkian

Rabu, 9 September 2026 - 04:52 WIB

PM Singapura Sumbangkan Kenaikan Gaji untuk Amal Selama 5 Tahun

Rabu, 9 September 2026 - 04:50 WIB

12 Negara Siapkan Sanksi Perdagangan terhadap Permukiman Israel di Tepi Barat

Rabu, 9 September 2026 - 04:46 WIB

Xi Jinping Dorong Inggris dan China Perluas Kerja Sama Meski Beda Pandangan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Rezeki Nomplok, 7 Buruh Miskin India Temukan Berlian 17,96 Karat Senilai Rp935 Juta

Berita Terbaru

Ilustrasi petugas Bea Cukai memeriksa kontainer. (Dok. Bea Cukai)

Nasional

Bea Cukai Tindak Barang Impor Ilegal Senilai Rp27,339 Miliar

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:57 WIB