China Siapkan Robot Berbasis AI untuk Bekerja di Area Pertambangan

- Editorial Team

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi robot. (foto: Pexels)

Ilustrasi robot. (foto: Pexels)

Satuteks.com – Badan Perencana Ekonomi Utama China merilis kebijakan baru mengenai pemanfaatan teknologi modern pada industri energi.

China berencana menerjunkan robot berbasis kecerdasan buatan di area pertambangan batu bara yang memiliki risiko tinggi.

Menurut lembaga tersebut, kebijakan strategis ini tertuang secara resmi dalam dokumen Rencana Lima Tahun ke-15 untuk periode 2026–2030.

Global Times pada Senin (10/8/2026) melaporkan, “Pemerintah China mendesak percepatan pengembangan model bahasa besar khusus sektor batu bara demi menciptakan sistem kendali cerdas dan pengambilan keputusan mandiri.”

Laporan media resmi tersebut menjelaskan, skenario penerapan teknologi berbasis kecerdasan buatan ini mencakup tahap eksplorasi, konstruksi, pemeliharaan operasional, hingga manajemen keselamatan kerja.

Penerapan robot cerdas ini diprioritaskan untuk lokasi tambang rawan bencana agar dapat menggantikan peran manusia pada pekerjaan ekstrem seperti peledakan dan pembuatan terowongan.

Para pengamat industri menilai, kebijakan anyar ini mengindikasikan pergeseran skala otomatisasi tambang di China dari sekadar proyek percontohan menuju penerapan secara masif.

Direktur Pusat Penelitian Ekonomi Energi China di Universitas Xiamen, Lin Boqiang, menjelaskan bahwa peralatan canggih ini dapat meningkatkan sistem peringatan dini serta tanggap darurat di area tambang secara signifikan.

“Hal ini membantu area pertambangan bertransisi menuju operasional yang minim pekerja hingga tanpa pekerja sama sekali, sehingga meminimalkan risiko bahaya bagi para pekerja,” kata Lin.

Menurut Lin, robot memiliki keunggulan tinggi dalam melakukan deteksi kebocoran gas, pengangkatan beban berat, hingga patroli di sumur tambang berkedalaman 50 meter.

Pengembangan teknologi ini turut didukung oleh DEEP Robotics yang sukses menguji robot berkaki roda Lynx M20 untuk simulasi penyelamatan di terowongan tambang Changshan pada Mei lalu.

Di samping itu, Lingbao CASBOT juga telah membentuk perusahaan patungan untuk memfokuskan penerapan robot pintar pada proses pengeboran batuan serta pemasangan bahan peledak bawah tanah.

“Pekerjaan-pekerjaan berbahaya seperti itulah yang memang seharusnya diambil alih oleh robot,” pungkas Lin.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan Nyata Layar IPS LCD dan AMOLED
Elon Musk Prediksi Bisnis AI SpaceX Bisa Menghasilkan US$500 Miliar per Tahun
Taiwan Deteksi Serangan Siber Berbasis AI Sasar Lembaga Pemerintah
Bocoran Xiaomi 18 Pro Dan Xiaomi 18 Pro Max
Honor Resmi Merilis Robot Phone Berfitur Kamera Gimbal Mekanis Tiga Sumbu
YouTube Resmi Ubah Aturan dan Syarat Monetisasi
Google Resmi Rilis Pixel 11 Series dengan Dukungan Chipset Tensor G6 Terbaru
Apple Uji Chip Memori CXMT Asal China demi Atasi Kelangkaan Komponen Akibat AI
Tag :

Baca Juga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:50 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan Nyata Layar IPS LCD dan AMOLED

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Elon Musk Prediksi Bisnis AI SpaceX Bisa Menghasilkan US$500 Miliar per Tahun

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Taiwan Deteksi Serangan Siber Berbasis AI Sasar Lembaga Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Bocoran Xiaomi 18 Pro Dan Xiaomi 18 Pro Max

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Honor Resmi Merilis Robot Phone Berfitur Kamera Gimbal Mekanis Tiga Sumbu

Berita Terbaru

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong. (Dok. Setpres)

Internasional

PM Singapura Sumbangkan Kenaikan Gaji untuk Amal Selama 5 Tahun

Rabu, 9 Sep 2026 - 04:52 WIB