3 Pemulung Tewas Usai Mortir Aktif Meledak di Bandung Barat

- Editorial Team

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ledakan Mortir Aktif di Bandung Barat Tewaskan Tiga Pemulung di Lokasi. (Satuteks.com)

Ledakan Mortir Aktif di Bandung Barat Tewaskan Tiga Pemulung di Lokasi. (Satuteks.com)

Satuteks.com – Tiga pemulung meninggal dunia akibat ledakan mortir aktif di Kampung Ciparang, Desa Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (9/7/2026).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat korban berusaha membuka mortir menggunakan palu.

Kapolsek Cipatat, Kompol Dwi Meirani Sri Andriani Sapin menjelaskan, ketiga korban diduga tidak mengetahui proyektil yang ditemukan masih dalam kondisi aktif.

Menurutnya, upaya membuka mortir tersebut berujung ledakan yang merenggut nyawa para korban di lokasi kejadian.

“Berdasarkan keterangan awal di lokasi, ketiga korban menemukan bekas peluru jenis mortir dalam kondisi masih aktif. Tanpa menyadari bahaya, korban berusaha membuka proyektil dengan cara dipukul menggunakan palu hingga akhirnya meledak,” tutur Kompol DMS Andriani.

Akibat ledakan tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dunia di tempat. Korban diidentifikasi bernama Ade, Suhri, dan Rodian.

Kompol DMS Andriani mengatakan, petugas kepolisian segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan kejadian.

Piket Pawas Ipda Agus bersama personel Reskrim dan Binmas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengevakuasi para korban.

Selanjutnya, area kejadian dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Menurut Kompol DMS Andriani, Tim Inafis dan Jibom juga dilibatkan guna memastikan lokasi steril dari kemungkinan adanya sisa bahan peledak lain.

Peristiwa tersebut kini masih dalam penanganan aparat kepolisian. Proses penyelidikan dilakukan untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian sekaligus memastikan tidak ada ancaman lanjutan di sekitar lokasi.

Di sisi lain, Kompol DMS Andriani mengingatkan masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, maupun mencoba membuka benda mencurigakan yang diduga merupakan bahan peledak.

Ia meminta warga segera melaporkan temuan tersebut kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya amunisi aktif yang masih dapat ditemukan di lingkungan masyarakat.

Menurut Kompol DMS Andriani, edukasi kepada warga, khususnya para pemulung, akan terus ditingkatkan bersama TNI dan instansi terkait.

“Edukasi kepada masyarakat, khususnya pemulung, terkait risiko bahan peledak akan terus digencarkan Polsek Cipatat bersama TNI dan instansi terkait,” imbuhnya.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Polres Purworejo Ungkap Jaringan Obat Keras Ilegal, Remaja 18 Tahun Diamankan
Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Picu Evakuasi Saat MPLS
Polres Temanggung Tangkap 2 Pengedar Tembakau Sinte Asal Magelang
BPS Kota Tangerang Percepat Sensus Ekonomi 2026, Sasar 1.500 Tenant Tangcity Mall
Pemkot Tangerang Terbitkan Surat Edaran Gerakan Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Pemprov Kaltara Matangkan Smart Province Demi Tata Kelola Pemerintahan Lebih Efektif
Dinas Pangan Kaltim Rutin Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga
Pramono Anung Buka Santunan Muharam untuk 3.440 Anak Yatim di Jakarta

Baca Juga

Senin, 13 Juli 2026 - 14:50 WIB

Polres Purworejo Ungkap Jaringan Obat Keras Ilegal, Remaja 18 Tahun Diamankan

Senin, 13 Juli 2026 - 14:42 WIB

Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Picu Evakuasi Saat MPLS

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:34 WIB

Polres Temanggung Tangkap 2 Pengedar Tembakau Sinte Asal Magelang

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:32 WIB

BPS Kota Tangerang Percepat Sensus Ekonomi 2026, Sasar 1.500 Tenant Tangcity Mall

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:26 WIB

Pemkot Tangerang Terbitkan Surat Edaran Gerakan Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Berita Terbaru

Ilustrasi phising. (Foto: Pexels)

Teknologi

Mengenal Apa itu Phishing dan Cara Ampuh Menghindari Link Palsu

Selasa, 14 Jul 2026 - 06:10 WIB

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini. (Dok. Kemenpar)

Nasional

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok

Selasa, 14 Jul 2026 - 06:02 WIB