Dinas Pangan Kaltim Rutin Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga

- Editorial Team

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Pangan Murah Kaltim Terus Digelar Demi Jaga Pasokan dan Daya Beli Warga. (Dok. Pemprov Kaltim)

Gerakan Pangan Murah Kaltim Terus Digelar Demi Jaga Pasokan dan Daya Beli Warga. (Dok. Pemprov Kaltim)

Satuteks.com – Dinas Pangan Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).

Program tersebut rutin digelar agar masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Program itu menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan pangan.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Pangan Kaltim, Amaylia Dina Widyastuti menjelaskan, GPM dijalankan sebagai bagian dari stabilisasi pasokan dan harga di seluruh wilayah Kalimantan Timur.

“Harga-harga pangan yang dijual itu sesuai dengan regulasi, jadi berdasarkan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan juga Harga Acuan Pembelian (HAP),” ujar Amaylia, Kamis (9/7/2026).

Menurut Amaylia, harga pangan dalam program tersebut mengacu pada aturan resmi sehingga masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang ramah di kantong. Skema itu juga dinilai mampu menjaga keterjangkauan pangan di berbagai daerah.

Ia menambahkan, penerapan harga sesuai HET dan HAP dilakukan agar akses masyarakat terhadap pangan semakin mudah. Dengan demikian, daya beli warga juga diharapkan ikut meningkat.

“Supaya mudah terjangkau aksesnya dan daya beli masyarakat bisa meningkat juga,” imbuhnya.

Di tengah kondisi ekonomi yang mendorong efisiensi anggaran, Amaylia mengatakan Dinas Pangan Kaltim tetap berupaya menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah secara rutin setiap bulan.

Kegiatan tersebut disebut tetap menjadi salah satu prioritas pelayanan kepada masyarakat.

Selain digelar di tingkat provinsi, menurut Amaylia, Gerakan Pangan Murah juga dilaksanakan secara serentak oleh Dinas Pangan kabupaten dan kota di seluruh Kalimantan Timur. Langkah itu dilakukan untuk memperluas jangkauan manfaat program kepada masyarakat.

Melalui pelaksanaan yang berlangsung di berbagai daerah, keterjangkauan pangan diharapkan dapat terjaga secara lebih merata.

Sinergi antarpemerintah daerah juga terus dilakukan untuk mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan di Benua Etam.

“Supaya mudah terjangkau aksesnya dan daya beli masyarakat bisa meningkat juga,” tutup Amaylia.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Gubernur Pramono Anung Pastikan Data Perpajakan Aman Usai Gedung Bapenda Terbakar
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar, Layanan Otomatis Lampu Merah Terpaksa Diatur Manual
Petugas Damkar Sisir Gedung Bapenda DKI Jakarta Cegah Api Menyala Kembali
Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Tangkap Pengedar Tramadol di Cikarang Utara
Polresta Bandung Sita Ribuan Knalpot Brong Selama Periode Juli-Agustus 2026
Polisi Gagalkan Penyelundupan Ratusan Botol Miras di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Tepi Jalan Desa Luwungragi Brebes
Pemprov DKI Jakarta Resmi Mulai Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas
Tag :

Baca Juga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Gubernur Pramono Anung Pastikan Data Perpajakan Aman Usai Gedung Bapenda Terbakar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar, Layanan Otomatis Lampu Merah Terpaksa Diatur Manual

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Petugas Damkar Sisir Gedung Bapenda DKI Jakarta Cegah Api Menyala Kembali

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Tangkap Pengedar Tramadol di Cikarang Utara

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:07 WIB

Polresta Bandung Sita Ribuan Knalpot Brong Selama Periode Juli-Agustus 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi petugas Bea Cukai memeriksa kontainer. (Dok. Bea Cukai)

Nasional

Bea Cukai Tindak Barang Impor Ilegal Senilai Rp27,339 Miliar

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:57 WIB