Charles Honoris Minta Pemerintah Perjelas Status Nakes Honorer

- Editorial Team

Senin, 29 Juni 2026 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris. (Dok. DPR RI)

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris. (Dok. DPR RI)

Satuteks.com Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris meminta pemerintah segera memberikan kepastian status bagi tenaga kesehatan (nakes) non-ASN.

Persoalan ini dinilai mendesak demi memberikan perlindungan bagi garda terdepan pelayanan masyarakat.

Ia menegaskan, masalah ketidakjelasan nasib para pegawai honorer tersebut tidak boleh terus dibiarkan tanpa solusi konkret.

“Secara formal tidak ada lagi tenaga honorer. Aturannya sudah tidak boleh lagi tenaga honorer. Tapi realitanya tidak seperti itu Pak,” ujarnya dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI, Kamis (25/6/2026).

Charles menyoroti fakta di lapangan yang memperlihatkan masih banyaknya nakes honorer tersebar di puskesmas, rumah sakit, hingga dinas kesehatan daerah.

Menurutnya, kondisi tersebut memaksa para nakes bekerja keras tanpa perlindungan payung hukum yang memadai dari negara.

Padahal, ia menilai beban kerja nakes honorer tersebut sama beratnya dengan rekan mereka yang sudah berstatus ASN maupun PPPK.

Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini mendorong pemerintah segera merumuskan langkah nyata untuk menuntaskan ketimpangan nasib para nakes ini.

Ia meminta kejelasan mengenai jenjang karir masa depan mereka, baik diangkat menjadi PPPK penuh waktu maupun paruh waktu.

Langkah strategis tersebut disebut sangat penting mengingat peran nakes honorer yang selama ini setia menopang layanan kesehatan di berbagai pelosok daerah.

“Mereka bekerja setiap hari menyelamatkan nyawa manusia, tetapi statusnya masih honorer. Saya minta ada ketegasan dari pemerintah, teman-teman nakes honorer ini ke depan mau seperti apa,” pungkas Charles.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok
Kemenpora Gandeng Pemprov DKI Jakarta Sukseskan Wirasena Youth Camp 2026 dan Indonesia Youth Summit 2026
Dana BOS Tak Boleh Seragam, Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Daerah dan Jenis Sekolah
DPR Tegaskan Tak Pernah Tolak RUU Perampasan Aset
RUU Perampasan Aset Dikhawatirkan Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang
DPR Usul Pembentukan Badan Khusus Kelola Aset Rampasan
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Legislator: Polri dan Kejaksaan Solid Tangani Dugaan Korupsi Batu Bara
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Sahroni: Momentum Bersih-Bersih Penegakan Hukum
Tag :

Baca Juga

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:02 WIB

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok

Senin, 13 Juli 2026 - 14:03 WIB

Kemenpora Gandeng Pemprov DKI Jakarta Sukseskan Wirasena Youth Camp 2026 dan Indonesia Youth Summit 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dana BOS Tak Boleh Seragam, Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Daerah dan Jenis Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 13:36 WIB

DPR Tegaskan Tak Pernah Tolak RUU Perampasan Aset

Senin, 13 Juli 2026 - 13:31 WIB

RUU Perampasan Aset Dikhawatirkan Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Berita Terbaru

Ilustrasi phising. (Foto: Pexels)

Teknologi

Mengenal Apa itu Phishing dan Cara Ampuh Menghindari Link Palsu

Selasa, 14 Jul 2026 - 06:10 WIB

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini. (Dok. Kemenpar)

Nasional

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok

Selasa, 14 Jul 2026 - 06:02 WIB