Dana BOS Tak Boleh Seragam, Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Daerah dan Jenis Sekolah

- Editorial Team

Senin, 13 Juli 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI, M. Sarmuji. (Dok. DPR RI)

Anggota DPR RI, M. Sarmuji. (Dok. DPR RI)

Satuteks.com – Anggota DPR RI, M. Sarmuji mendorong pemerintah menyusun kebijakan pembiayaan pendidikan berdasarkan karakteristik daerah dan jenis satuan pendidikan.

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar alokasi anggaran lebih tepat sasaran dan berkeadilan.

Ia menilai formula Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak bisa diterapkan secara seragam karena setiap daerah memiliki tantangan serta kebutuhan pembiayaan yang berbeda.

“Kita mengusulkan supaya lebih berkeadilan, mempertimbangkan beban baik daerah maupun jenis satuan pendidikannya,” ujar Sarmuji dalam Seminar Nasional Pendidikan bertajuk Optimalisasi Harga Satuan Pendidikan sebagai Dasar Penetapan Biaya Pendidikan yang Layak dan Berkeadilan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/7/2026).

Menurut Sarmuji, kondisi geografis menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam penyusunan kebijakan pembiayaan pendidikan agar anggaran yang diberikan pemerintah lebih proporsional.

Ia menjelaskan biaya penyelenggaraan pendidikan di kawasan perkotaan tentu berbeda dengan wilayah yang memiliki tantangan geografis lebih berat sehingga formula pendanaan dinilai perlu disesuaikan.

“Jakarta dan Jawa Tengah tentu berbeda. Jawa Tengah dengan Papua Pegunungan pasti berbeda, karena di sana biayanya sangat mahal. Untuk membangun satu bangunan saja materialnya harus diangkut menggunakan pesawat,” jelasnya.

Selain faktor wilayah, Sarmuji mengatakan karakteristik setiap satuan pendidikan juga membutuhkan skema pembiayaan yang berbeda sesuai kebutuhan proses pembelajaran.

Menurutnya, sekolah kejuruan pada bidang tertentu memiliki kebutuhan operasional yang lebih besar dibandingkan program keahlian lainnya sehingga hal itu patut menjadi pertimbangan dalam penyusunan kebijakan.

“Misalkan SMK Maritim tentu berbeda dengan SMK Akuntansi pembiayaannya, karena mereka harus praktik di laut dan sebagainya,” katanya.

Sarmuji berpandangan hasil kajian dalam seminar tersebut diharapkan menjadi masukan untuk penyempurnaan kebijakan pembiayaan pendidikan, termasuk dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).

Menurutnya, kerangka pengaturan pembiayaan pendidikan sebenarnya telah diatur dalam Undang-Undang Sisdiknas, tetapi komponen pembiayaan masih dapat diperkuat agar menjadi acuan yang lebih komprehensif dalam penyusunan kebijakan.

“Kerangkanya sebenarnya sudah ada di Undang-Undang Sisdiknas. Tinggal nanti kalau masih perlu ada yang kita sisipkan dan perkuat, tentu akan kita perkuat di dalam RUU Sisdiknas, khususnya terkait komponen pembiayaannya,” pungkas Sarmuji.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok
Kemenpora Gandeng Pemprov DKI Jakarta Sukseskan Wirasena Youth Camp 2026 dan Indonesia Youth Summit 2026
DPR Tegaskan Tak Pernah Tolak RUU Perampasan Aset
RUU Perampasan Aset Dikhawatirkan Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang
DPR Usul Pembentukan Badan Khusus Kelola Aset Rampasan
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Legislator: Polri dan Kejaksaan Solid Tangani Dugaan Korupsi Batu Bara
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Sahroni: Momentum Bersih-Bersih Penegakan Hukum
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Kasus Korupsi dan TPPU

Baca Juga

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:02 WIB

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok

Senin, 13 Juli 2026 - 14:03 WIB

Kemenpora Gandeng Pemprov DKI Jakarta Sukseskan Wirasena Youth Camp 2026 dan Indonesia Youth Summit 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dana BOS Tak Boleh Seragam, Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Daerah dan Jenis Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 13:36 WIB

DPR Tegaskan Tak Pernah Tolak RUU Perampasan Aset

Senin, 13 Juli 2026 - 13:31 WIB

RUU Perampasan Aset Dikhawatirkan Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Berita Terbaru

Ilustrasi phising. (Foto: Pexels)

Teknologi

Mengenal Apa itu Phishing dan Cara Ampuh Menghindari Link Palsu

Selasa, 14 Jul 2026 - 06:10 WIB

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini. (Dok. Kemenpar)

Nasional

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok

Selasa, 14 Jul 2026 - 06:02 WIB