Kemkomdigi Targetkan Kecepatan Internet Indonesia Tembus 100 Mbps dalam 2 Tahun

- Editorial Team

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kecepatan internet 100 Mbps.

Ilustrasi kecepatan internet 100 Mbps.

Satuteks.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menetapkan target ambisius untuk mendongkrak kecepatan internet nasional rata-rata menjadi 100 Mbps. Target besar ini dipatok harus terealisasi dalam kurun waktu dua tahun ke depan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan langkah ini ditempuh lewat percepatan infrastruktur digital dan peningkatan investasi operator telekomunikasi.

Akses internet juga bakal diperluas hingga wilayah terluar demi menyediakan layanan yang cepat, merata, serta terjangkau bagi publik.

“Kita berkomitmen menembus 100 Mbps kira kira di dua tahun mendatang secara merata dan juga dengan harga yang semakin murah,” ujar Wamen Nezar saat berdialog dengan jajaran pegawai Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Medan, Sumatera Utara, Sabtu (4/7/2026).

Peningkatan konektivitas disebut Nezar sebagai bagian dari strategi kementeriannya melalui visi “Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga”. Infrastruktur digital yang kokoh dinilai menjadi fondasi utama untuk memacu pertumbuhan ekonomi digital serta produktivitas masyarakat luas.

Nezar mengungkapkan instansinya terus memotivasi para operator seluler untuk menaikkan anggaran belanja modal mereka. Sektor swasta didorong memperkuat jaringan serat optik, mengoptimalkan fixed broadband, serta memanfaatkan teknologi satelit di wilayah terpencil.

“Kemarin kita juga mendorong operator seluler dan perusahaan telekomunikasi untuk meningkatkan belanja modal mereka sehingga dapat menjangkau daerah daerah pinggiran. Tujuannya agar masyarakat memperoleh akses internet yang semakin terjangkau dengan kualitas layanan yang semakin baik,” jelasnya.

Kesenjangan konektivitas diakuinya masih menjadi tantangan masif yang dihadapi oleh pemerintah pusat saat ini. Nezar membeberkan laporan mengenai wilayah tanpa sinyal atau blank spot bahkan masih ditemukan di beberapa kawasan Pulau Jawa.

“Kita harus menutup kesenjangan infrastruktur dan konektivitas yang masih ada, termasuk mengatasi wilayah wilayah yang masih mengalami blank spot,” tandasnya.

Pemerintah kini menerapkan pendekatan yang lebih terpadu guna memperkuat jaringan nasional lewat kolaborasi berbagai teknologi, menurut penjelasan Nezar. Formula tersebut menggabungkan penetrasi kabel serat optik, layanan pita lebar tetap, hingga jaringan satelit agar internet semakin andal.

Kebutuhan masyarakat terhadap internet berkualitas dinilai Nezar telah bergeser menjadi kebutuhan dasar yang sangat melekat.

Berdasarkan pengalamannya, permintaan pemulihan sinyal telekomunikasi selalu mencuat sebagai prioritas mendesak sesaat setelah bencana alam melanda suatu daerah.

“Ketika terjadi bencana, selain permintaan bantuan makanan, masyarakat juga meminta pemulihan sinyal. Itu menunjukkan konektivitas sudah menjadi kebutuhan yang melekat dalam kehidupan sehari hari,” pungkas Nezar.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok
Kemenpora Gandeng Pemprov DKI Jakarta Sukseskan Wirasena Youth Camp 2026 dan Indonesia Youth Summit 2026
Dana BOS Tak Boleh Seragam, Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Daerah dan Jenis Sekolah
DPR Tegaskan Tak Pernah Tolak RUU Perampasan Aset
RUU Perampasan Aset Dikhawatirkan Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang
DPR Usul Pembentukan Badan Khusus Kelola Aset Rampasan
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Legislator: Polri dan Kejaksaan Solid Tangani Dugaan Korupsi Batu Bara
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Sahroni: Momentum Bersih-Bersih Penegakan Hukum

Baca Juga

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:02 WIB

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok

Senin, 13 Juli 2026 - 14:03 WIB

Kemenpora Gandeng Pemprov DKI Jakarta Sukseskan Wirasena Youth Camp 2026 dan Indonesia Youth Summit 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dana BOS Tak Boleh Seragam, Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Daerah dan Jenis Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 13:36 WIB

DPR Tegaskan Tak Pernah Tolak RUU Perampasan Aset

Senin, 13 Juli 2026 - 13:31 WIB

RUU Perampasan Aset Dikhawatirkan Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Berita Terbaru

Ilustrasi phising. (Foto: Pexels)

Teknologi

Mengenal Apa itu Phishing dan Cara Ampuh Menghindari Link Palsu

Selasa, 14 Jul 2026 - 06:10 WIB

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini. (Dok. Kemenpar)

Nasional

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok

Selasa, 14 Jul 2026 - 06:02 WIB