Komisi V DPR Minta Pembangunan Pesisir Ibu Kota Lindungi Nelayan dan Lingkungan

- Editorial Team

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke kawasan PIK 2, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Jumat (10/7/2026). (Dok. DPR RI)

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke kawasan PIK 2, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Jumat (10/7/2026). (Dok. DPR RI)

Satuteks.com – Komisi V DPR RI meminta pembangunan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara (PTPIN) tidak hanya berfokus pada infrastruktur.

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus mengatakan, kelestarian lingkungan serta perlindungan masyarakat pesisir, khususnya nelayan, harus menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan proyek.

Menurutnya, pembangunan pesisir berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Hal itu dia sampaikan saat kunjungan kerja spesifik ke kawasan PIK 2, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Jumat (10/7/2026).

“Kami harap pembangunan ini sesuai dengan perencanaan, standar kualitas bangunan, tidak merusak lingkungan, sinkronisasi DAS hulu-hilir, optimalisasi peran masyarakat khususnya nelayan, dan ganti untung tanah masyarakat bila ada lahan masyarakat yang akan digunakan dengan melakukan pendekatan yang persuasif,” tegas Lasarus.

Menurutnya, Komisi V DPR RI juga ingin memperoleh gambaran terbaru mengenai perkembangan pembangunan terpadu pesisir yang masuk dalam Prioritas Utama Pengembangan Terpadu Pesisir Utara Pulau Jawa pada RPJMN 2025–2029.

Ia menjelaskan, program tersebut mencakup penataan kawasan pantai, perlindungan wilayah pesisir dari banjir rob dan abrasi, serta penataan daerah aliran sungai (DAS).

Selain itu, menurut Lasarus, program tersebut juga meliputi peningkatan sanitasi, perluasan sistem penyediaan air bersih, pemulihan lingkungan, hingga pengembangan kawasan ekonomi baru di Teluk Jakarta.

Pembangunan yang dijalankan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air juga dinilai harus memperhatikan berbagai aspek agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan, kata Lasarus.

Ia menilai, pembangunan kawasan pesisir tidak hanya ditujukan untuk mengurangi ancaman banjir rob di pantai utara Pulau Jawa.

Menurutnya, keseimbangan lingkungan dan perlindungan terhadap hak masyarakat yang terdampak juga harus tetap dijaga selama proyek berlangsung.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPR RI, Lasarus mengatakan Komisi V akan terus memantau pelaksanaan pembangunan tersebut dan membahas hasil peninjauan lapangan bersama kementerian serta lembaga mitra kerja.

“Seluruh hasil peninjauan lapangan akan dibahas lebih lanjut dalam rapat Komisi bersama kementerian dan lembaga mitra kerja sebagai dasar penyusunan tindak lanjut pengawasan DPR RI,” tutup Lasarus.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok
Kemenpora Gandeng Pemprov DKI Jakarta Sukseskan Wirasena Youth Camp 2026 dan Indonesia Youth Summit 2026
Dana BOS Tak Boleh Seragam, Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Daerah dan Jenis Sekolah
DPR Tegaskan Tak Pernah Tolak RUU Perampasan Aset
RUU Perampasan Aset Dikhawatirkan Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang
DPR Usul Pembentukan Badan Khusus Kelola Aset Rampasan
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Legislator: Polri dan Kejaksaan Solid Tangani Dugaan Korupsi Batu Bara
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Sahroni: Momentum Bersih-Bersih Penegakan Hukum
Tag :

Baca Juga

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:02 WIB

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok

Senin, 13 Juli 2026 - 14:03 WIB

Kemenpora Gandeng Pemprov DKI Jakarta Sukseskan Wirasena Youth Camp 2026 dan Indonesia Youth Summit 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dana BOS Tak Boleh Seragam, Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Daerah dan Jenis Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 13:36 WIB

DPR Tegaskan Tak Pernah Tolak RUU Perampasan Aset

Senin, 13 Juli 2026 - 13:31 WIB

RUU Perampasan Aset Dikhawatirkan Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Berita Terbaru

Ilustrasi phising. (Foto: Pexels)

Teknologi

Mengenal Apa itu Phishing dan Cara Ampuh Menghindari Link Palsu

Selasa, 14 Jul 2026 - 06:10 WIB

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini. (Dok. Kemenpar)

Nasional

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok

Selasa, 14 Jul 2026 - 06:02 WIB