Legislator Dorong Investasi Besar demi Kemandirian Bahan Baku Obat Nasional

- Editorial Team

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VI DPR RI Rizal Bawazier. (Dok. DPR RI)

Anggota Komisi VI DPR RI Rizal Bawazier. (Dok. DPR RI)

Satuteks.com – Anggota Komisi VI DPR RI Rizal Bawazier mendorong penguatan investasi untuk mengembangkan industri bahan baku obat dalam negeri.

Ia menilai langkah tersebut menjadi kunci agar Indonesia mampu memproduksi bahan baku obat secara mandiri dan mengurangi ketergantungan impor.

Rizal menyampaikan pandangan itu saat mengikuti kunjungan kerja spesifik Komisi VI DPR RI ke industri farmasi BUMN di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (10/7/2026), dan menurutnya penguatan investasi harus menjadi prioritas dalam membangun kemandirian industri farmasi nasional.

“Dalam perusahaan-perusahaan BUMN banyak sekali, untuk Bio Farma ini jangan ditargetkan profit. Tapi yang penting adalah bagaimana kita bisa membuat bahan baku sendiri gitu. Sebenarnya kalau bahan mentahnya, itu banyak di Indonesia. Cuman untuk memproses jadi bahan baku, kita rata-rata impor dari Cina, India. Kan sayang,” ujar Rizal usai kunjungan.

Menurut Rizal, Indonesia memiliki sumber bahan mentah yang melimpah sehingga seharusnya dapat diolah menjadi bahan baku obat di dalam negeri.

Ia menjelaskan, pengembangan kapasitas produksi bahan baku obat membutuhkan komitmen investasi yang berkelanjutan dan tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan jangka pendek.

Rizal juga mengapresiasi langkah Kimia Farma yang mulai membangun fasilitas produksi bahan baku obat, yang dinilai menjadi langkah awal untuk memperkuat kemampuan industri farmasi nasional.

Menurutnya, pengembangan fasilitas tersebut perlu didukung penuh melalui pengelolaan investasi, terutama oleh Danantara, agar kapasitas produksi bahan baku obat dalam negeri terus meningkat.

“Jangan khawatir memberikan investasi yang besar untuk pabrik bahan baku obat. Kalau baru satu, kalau perlu lima kita bikin. Jadi Indonesia itu jadi nggak banyak impor,” tegasnya.

Persoalan bahan baku obat menjadi perhatian Komisi VI DPR RI karena sebagian besar kebutuhan nasional hingga kini masih dipenuhi melalui impor, terutama dari Tiongkok dan India.

Rizal menilai sinergi antara Danantara dan Kementerian BUMN menjadi langkah strategis untuk memperkuat investasi sekaligus menekan ketergantungan terhadap bahan baku obat impor.

“Jangan khawatir memberikan investasi yang besar untuk pabrik bahan baku obat. Kalau baru satu, kalau perlu lima kita bikin. Jadi Indonesia itu jadi nggak banyak impor,” tutup Rizal.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Baca Juga

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok
Kemenpora Gandeng Pemprov DKI Jakarta Sukseskan Wirasena Youth Camp 2026 dan Indonesia Youth Summit 2026
Dana BOS Tak Boleh Seragam, Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Daerah dan Jenis Sekolah
DPR Tegaskan Tak Pernah Tolak RUU Perampasan Aset
RUU Perampasan Aset Dikhawatirkan Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang
DPR Usul Pembentukan Badan Khusus Kelola Aset Rampasan
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Legislator: Polri dan Kejaksaan Solid Tangani Dugaan Korupsi Batu Bara
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Sahroni: Momentum Bersih-Bersih Penegakan Hukum
Tag :

Baca Juga

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:02 WIB

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok

Senin, 13 Juli 2026 - 14:03 WIB

Kemenpora Gandeng Pemprov DKI Jakarta Sukseskan Wirasena Youth Camp 2026 dan Indonesia Youth Summit 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dana BOS Tak Boleh Seragam, Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Daerah dan Jenis Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 13:36 WIB

DPR Tegaskan Tak Pernah Tolak RUU Perampasan Aset

Senin, 13 Juli 2026 - 13:31 WIB

RUU Perampasan Aset Dikhawatirkan Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Berita Terbaru

Ilustrasi phising. (Foto: Pexels)

Teknologi

Mengenal Apa itu Phishing dan Cara Ampuh Menghindari Link Palsu

Selasa, 14 Jul 2026 - 06:10 WIB

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini. (Dok. Kemenpar)

Nasional

Kemenpar Perkuat Promosi Pariwisata Jakarta di Pasar Tiongkok

Selasa, 14 Jul 2026 - 06:02 WIB