Satuteks.com – Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal akan menemui pekerja serta manajemen Tokopedia dan TikTok terkait PHK massal. Pertemuan itu dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat dengan melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).
Menurutnya, pemerintah belum akan mengambil keputusan sebelum memperoleh gambaran lengkap dari seluruh pihak. Ia menilai seluruh fakta di lapangan harus dihimpun lebih dulu agar langkah yang diambil sesuai kondisi sebenarnya.
“Saya sedang mengatur waktu untuk bertemu langsung dengan para pekerja maupun pihak perusahaan. Kita tidak boleh hanya mendengar dari satu sisi. Pemerintah harus mendapatkan gambaran yang utuh mengenai apa yang sebenarnya terjadi,” kata Said Iqbal dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/7).
Said Iqbal menjelaskan Tokopedia dan TikTok bergerak di sektor ekonomi digital berbasis platform. Menurutnya, karakter industri tersebut berbeda dengan manufaktur sehingga persoalan ketenagakerjaannya perlu dikaji secara menyeluruh.
Ia mengatakan pemerintah bersama Kemenaker akan turun langsung untuk mengumpulkan fakta. Pendalaman itu dilakukan agar akar persoalan dapat diketahui secara jelas sebelum kebijakan ditetapkan.
“Tokopedia dan TikTok merupakan bagian dari industri ekonomi digital berbasis platform. Karena itu, kami akan turun terlebih dahulu mencari fakta di lapangan. Saya akan mengajak Kementerian Ketenagakerjaan untuk bersama-sama melakukan pendalaman agar diketahui secara jelas akar persoalannya,” ujarnya.
Said Iqbal menegaskan pemerintah siap mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran terhadap aturan ketenagakerjaan. Menurutnya, hak pekerja harus tetap dilindungi dan seluruh ketentuan hukum wajib dipatuhi.
Di sisi lain, ia mengingatkan tidak semua PHK dipicu pelanggaran hukum. Menurutnya, jika penyebabnya berkaitan dengan kondisi pasar, perubahan model bisnis, atau tekanan ekonomi, pemerintah akan memfasilitasi dialog antara perusahaan dan pekerja untuk mencari solusi bersama.
Pendekatan dialog tersebut, kata Said Iqbal, pernah diterapkan dalam sejumlah persoalan hubungan industrial. Ia menyebut metode itu berhasil menyelamatkan sekitar 4.000 pekerja dari ancaman PHK.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah akan terus hadir untuk melindungi pekerja sekaligus menjaga iklim usaha yang sehat. Prinsipnya sederhana, setiap persoalan harus diselesaikan berdasarkan fakta, melalui dialog, dan dengan tetap menjunjung tinggi hukum yang berlaku,” tutup Said Iqbal.
Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.
❤ Beri Dukungan





