Satuteks.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang mempercepat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menyasar kawasan pusat perbelanjaan.
Sebanyak 70 petugas diterjunkan untuk mendata sekitar 1.500 tenant di Tangcity Mall pada hari kedua pelaksanaan sensus.
Ketua Tim Bidang Manajemen Lapangan BPS Kota Tangerang Ria Wamilda mengatakan, pendataan di Tangcity Mall dilakukan melalui beberapa metode agar proses sensus berlangsung lebih efektif.
Menurut Ria, pendekatan tersebut disiapkan untuk menyesuaikan kondisi setiap pelaku usaha.
“Untuk tenant yang belum sempat diwawancarai, kami menyediakan alternatif pengisian melalui dokumen maupun kuesioner online. Seluruh data tersebut nantinya akan kami tindak lanjuti hingga proses pendataan selesai,” jelas Ria, Kamis (9/7/2026).
Menurut Ria, petugas melakukan wawancara langsung menggunakan aplikasi Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI).
Selain itu, kuesioner juga disediakan untuk ditinggalkan agar dapat diisi oleh pelaku usaha yang belum memiliki waktu mengikuti wawancara.
Ia menjelaskan, tenant yang tidak dapat ditemui secara langsung tetap bisa menyampaikan data melalui metode Computer Assisted Web Interviewing (CAWI).
Tautan pengisian dikirim melalui surat elektronik sehingga proses pendataan tetap dapat berjalan.
Metode tersebut dinilai dapat membantu mempercepat penyelesaian sensus sekaligus menjangkau lebih banyak pelaku usaha.
Seluruh data yang masuk disebut akan ditindaklanjuti hingga proses pendataan dinyatakan selesai, menurut Ria.
Setelah menyelesaikan pendataan di Tangcity Mall, BPS Kota Tangerang akan melanjutkan Sensus Ekonomi 2026 di kawasan Mal @Alam Sutera, Kecamatan Pinang.
Menurut Ria, koordinasi dengan pengelola mal telah dilakukan agar pelaksanaan sensus berjalan sesuai jadwal.
Ia menegaskan, Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menyasar tenant di pusat perbelanjaan.
Pendataan juga mencakup pedagang kaki lima, toko, usaha rumahan, usaha berbasis digital, hingga pelaku usaha di kawasan komersial.
Menurut Ria, cakupan tersebut bertujuan memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai perkembangan aktivitas ekonomi di Indonesia.
Data yang dihimpun nantinya akan digunakan sebagai bagian dari penyusunan statistik ekonomi.
“BPS Kota Tangerang mengimbau seluruh pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dengan menerima kedatangan petugas sensus dan memberikan data yang benar,” imbaunya.
BPS juga memastikan seluruh informasi yang diberikan pelaku usaha akan dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan yang berlaku.
Data tersebut hanya digunakan untuk kepentingan statistik guna mendukung penyusunan kebijakan pembangunan dan pengembangan ekonomi di masa mendatang.
Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.
❤ Beri Dukungan





